Misteri Situs Purbakala di Tol Malang Pandaan yang Belum Terungkap, Pantas Kalau Pembangunan Digeser

Misteri Situs Sekaran di Tol Malang Pandaan yang Belum Terungkap, Pantas Kalau Pembangunan Digeser

Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Situs Sekaran di lokasi pembangunan jalan tol Pandaan Malang dipastikan merupakan peninggalan Kerajaan Singasari 

"Kalau itu bangunan suci sudah clear. Menghadap ke Semeru itu juga sudah clear," kata Andi.

3. Rusak sejak zaman Belanda

Jalan Tol Pandaan Malang Siap Digeser demi Situs Sekaran. Foto Struktur bangunan yang ada di Situs Sekaran, Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang kini mulai nampak setelah dilakukannya proses esvakasi oleh Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur, Senin (18/3/2019).
Jalan Tol Pandaan Malang Siap Digeser demi Situs Sekaran. Foto Struktur bangunan yang ada di Situs Sekaran, Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang kini mulai nampak setelah dilakukannya proses esvakasi oleh Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur, Senin (18/3/2019). (SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

Arkeolog BPCB Jatim mengatakan awalnya bangunan suci di Situs Sekran sangat megah dan memiliki atap dari bahan organik seperti ijuk.

Diperkirakan, bangunan tersebut telah hancur sejak Belanda menguasai Malang. Hal ini dibuktikan dari sebaran bata yang massif di lokasi ekskavasi.

4. Penemuan terbesar Tahun 2019

TEMUAN BARU - Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho dan Ketua Ikatan Ahli Arkeolog Indonesia (IAAI) Jawa Timur, Ismail Lutfi menjelaskan temuan struktur baru pada pihak Jasa marga Pandaan-Malang yang berkunjung ke lokasi Ekskavasi di Situs Sekaran, Desa Sekapuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). Tim ekskavasi Situs Sekaran terus melakukan penggalian ke arah barat temuan struktur bangunan pertama untuk mengetahui pola bangunan.
TEMUAN BARU - Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho dan Ketua Ikatan Ahli Arkeolog Indonesia (IAAI) Jawa Timur, Ismail Lutfi menjelaskan temuan struktur baru pada pihak Jasa marga Pandaan-Malang yang berkunjung ke lokasi Ekskavasi di Situs Sekaran, Desa Sekapuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). Tim ekskavasi Situs Sekaran terus melakukan penggalian ke arah barat temuan struktur bangunan pertama untuk mengetahui pola bangunan. (Hayu Yudha Prabowo)

Situs Sekaran menjadi yang penemuan purbakala terbesar di Tahun 2019.

Berdasarkan hasil ekskavasi BPCB Jatim, ditemukan tiga pondasi struktur bata yang berdasarkan denahnya memiliki orientasi Barat laut-Tenggara di area singkapan seluas 380 meter persegi.

Diperkirakan masih lebih luas dari area singkapan ekskavasi saat ini, dengan indikasi adanya tatanan bata di barat daya area titik ekskavasi.

5. Ruas tol digeser

PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), menggelar Festival Jalan Tol Jasa Marga Ruas Pandaan-Malang, Sabtu (23/03).
PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), menggelar Festival Jalan Tol Jasa Marga Ruas Pandaan-Malang, Sabtu (23/03). (PT Jasa Marga Pandaan Malang)

Dengan ditemukannya Situs Sekaran, ruas tol di Kilometer 37 Pandaan-Malang digeser sejauh delapan meter ke bantaran Sungai Amprong, Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Pergeseran ruas tol tersebut menyusul penemuan situs purbakala di Dusun Sekaran atau masuk seksi V Tol Pandaan-Malang yang dinyatakan signifikan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur (Jatim).

"Kami tadi sepakat bahwa ruas tol akan digeser delapan meter ke bantaran Sungai Amprong," kata Direktur Utama (Dirut) JPM, Agus Purnomo, Senin (25/3/2019).

Ia menambahkan pergeseran ruas tol ke bantaran Sungai Amprong memungkinkan untuk dikerjakan. Nantinya, akan ada tambahan konstruksi seperti pemasangan turap.

Total lebar jalan tol atau right of way (ROW) di Kilometer 37 Pandaan-Malang kata dia, selebar 60 meter.

"Sangat aman jika digeser ke bantaran sungai. Lebar ROW di Kilometer 37 itu sekitar 60 meter. Dan itu sudah aman. Tidak menyentuh situs yang kemarin diekskavasi," ujar Agus.

Agus menerangkan pengerjaan seksi V Tol Pandaan-Malang dipastikan mundur dari target awal yakni bulan Juni. Saat ini, pengerjaan seksi V masih sebesar 26 persen.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved