Malang Raya
MCF Bongkar Alasan Rencana Pemkot Malang Bangunan Gedung Malang Creative Center (MCC) Rp 125 Miliar
Vicky Arief, ketua Malang Creative Fusion (MCF) menceritakan, alasan kenapa gedung MCC ini perlu dibangun Pemkot Malang
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Hingga kini banyak yang masih mempertanyakan pembangunan mega proyek Malang Creative Center senilai Rp 125 Miliar yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang.
Malang Creative Center merupakan gedung delapan lantai yang nantinya akan menjadi pusat bagi para pelaku kreatif di Kota Malang.
Gedung tersebut merupakan sebuah wadah bagi mereka sesuai dengan visi dan misi Wali Kota Malang dan Wakil Wali kota Malang soal peningkatan daya saing dan ekonomi kreatif.
• BREAKING NEWS - Puting Beliung Porak-porandakan Kawasan Wisata Pintu Langit di Pasuruan
• Biang Kerok Atap Sekolah SDN Gentong Pasuruan Ambruk Terungkap, Kapolda Jatim Sebut Kontruksi Ngawur
• Kiper Debut Persebaya Langsung Kebobolan di Menit 1, Hasil Skor Tira Persikabo Vs Persebaya 1-0
Proses pembangunan saat ini belum juga dilakukan, karena Pemkot Malang belum melengkapi berkas dokumen seperti DED dan Amdal yang diminta oleh dewan.
Sering dengan proses yang masih terus berlangsung, SURYAMALANG.COM, berkesampatan langsung wawancara dengan perwakilan Komite Ekonomi Kreatif, Vicky Arief yang juga sebagai ketua Malang Creative Fusion (MCF).
Dalam obrolan itu, Vicky menceritakan, alasan kenapa gedung MCC ini perlu dibangun di Kota Malang.
Hal itu berdasarkan hasil Forum Grup Discussion (FGD) yang dilakukan oleh Komite Ekonomi Kreatif bersama dengan komunitas di Kota Malang.
• Biduan Dangdut Jadi Kades Cantik di Lamongan, Rela Kehilangan Penghasilan Nyanyi Rp 100 Juta
• Dewi Perssik Curhat Soal Pekerjaan Angga Wijaya, Diberi Pinjaman Modal Untuk Bisa Nafkahi Istri
• Misteri Uang Miliaran di ATM Barbie Kumalasari, Anak Indigo Sebut Pinjam, Reaksi Istri Galih Disorot
Para komunitas dari 16 subsektor ekonomi kreatif itu sepakat bahwa diperlukannya sebuah bangunan untuk mewadahi mereka.
"Dari pertemuan itu, 95 persen mengarah ke insfratruktur fisik bangunan gedung. Itulah yang mendasari MCC ini," ucapnya saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Sabtu (9/11).
Vicky menceritakan, bahwa pertemuan tersebut tidak hanya dilakukan sekali dua kali saja.
Namun sudah dilakukan selama 20 kali dari dari tahun 2017 sampai 2019.
Pembentukan komite ekonomi kreatif menurutnya, dihasilkan dari sebuah kajian untuk melihat potensi yang dimiliki oleh Kota Malang dari tiga wilayah daerah yang di Malang Raya.
Kabupaten Malang memiliki potensi Alam, Kota Batu memiliki potensi wisata buatan, dan Kota Malang baginya memiliki potensi SDM.
Hal itu didukung dengan adanya 62 perguruan tinggi yang ada di Kota Malang.
Sehingga, pada tahun 2017 dibentuklah komite ekonomi kreatif di bawah SK Wali Kota Malang.