Breaking News:

Malang Raya

Bakal Ada Aksi Dukungan Saat Sidang Putusan Kasus Pelajar Bunuh Begal di Malang, Kamis 23 Januari

Koodinator aksi, Zulham Ahmad Mubarok menerangkan, massa yang datang berjumlah sekitar 50 orang. Mereka akan berkumpul dan bertemu ZA usai sidang

SURYAMALANG.COM/M Erwin
Suasana sidang pelajar pembunuh begal, ZA di Pengadilan Negeri Kepanjen, Rabu (22/1/2020). Dukungan akan diberikan pada ZA dalam sidang putusan yang dijadwalkan Kamis (23/1/2020) 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Aksi dukungan moral dari masyarakat Kabupaten Malang pada pelajar pembunuh begal, ZA bakal digelar di Pengadilan Negeri Kepanjen saat dilangsungkan sidang putusan, Kamis (22/1/2020) .

Koodinator aksi, Zulham Ahmad Mubarok menerangkan, massa yang datang berjumlah sekitar 50 orang.

Mereka akan berkumpul dan bertemu ZA usai sidang.

Minta ZA Diputus Bebas di Kasus Begal, Kuasa Hukum : Ontslag van Rechtvervolging Layak Diberikan

Kisah Pilu Remaja Perempuan Alami Gangguan Jiwa Berat, Jadi Korban Bapak Kandung Bejat di Trenggalek

Penyebab Kematian Balita Tanpa Kepala di Parit Terungkap, 2 Guru PAUD Resmi Ditetapkan Tersangka

"Kami akan berikan dukungan moral kepada ZA. Memang ada orasi, tapi tidak ada pengumpulan massa yang masif," beber Zulham.

Zulham menambahkan, massa yang datang berasal dari berbagai elemen. Seperti komunitas Arek Kepanjen dan Aliansi Peduli ZA.

Terkait kasus yang menjerat ZA, Zulham sebagai warga Kabupaten Malang menilai, tindakan yang dilakukan ZA adalah murni membela diri. Maka dari itu, ia ingin ZA bebas.

"Kami berharap ZA bisa bebas. Artinya bagaimanapun juga, unsur noodweer nya terpenuhi menurut kami. Jadi komponen pasal 49 ayat 1 soal pembelaan diri itu terpenuhi," kata Zulham. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved