Breaking News
Kamis, 23 April 2026

DPRD Kota Batu Desak Agar Pasar Sayur Bisa Menjadi Tujuan Wisata

Wakil Ketua 2 DPRD Kota Batu Heli Suyanto berharap revitalisasi pasar sayur dapat mengembalikan kejayaan Kota Batu sebagai sentral pasar sayur.

Penulis: Benni Indo | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Pasar Sayur Kota Batu yang baru saja selesai dibangun pada awal 2020 

“Tidak hanya pedagang, tapi juga tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha dan petani. Itu tetap kami libatkan karena pasar milik umum. Jadi perlu digaris bawahi, konsep ini bukan hanya untuk pedagang, tapi juga untuk Kota Batu,” paparnya.

Dalam lampiran Peraturan Presiden Republik Indonesia No 80 Tahun 2019 pembangunan Pasar Induk Kota Batu menelan biaya Rp 200 M dari APBN. Pemkot Batu akan mempertimbangkan relokasi pedagang ketika pasar diperbaiki.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat meninjau persiapan pasar sebelum persmian mengatakan, kondisi pasar sudah 95 persen siap. Pemkot Batu akan melakukan peresmian pada 17 Februari 2020. Di hari itu juga, dilakukan pengundian kepada pedagang untuk mengisi tempat.

“Alhamdulillah pasar sudah dibilang 95 persen siap. Bangunannya tampaknya bagus dan itu sudah diuji. Tanggal 17 insha Allah akan diresmikan,” ujar Dewanti.

Dewanti mengatakan kalau sebetulnya pedagang sudah bisa memakai pasar yang baru selesai dibangun. Namun harus menunggu peresmian terlebih dahulu sebelum ditempati.

“Sebetulnya sekarang pun sudah bisa, tapi belum diresmikan. Peresmian nanti sekaligus pengambilan jatah lapak,” kata Dewanti.

Kader PDI Perjuangan itu juga mengatakan kalau dalam waktu dekat akan dilakukan renovasi Pasar Besar. Renovasi Pasar Besar menggunakan dana dari Pemerintah Pusat. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved