Situs Pendem Adalah Candi, Tim BPCB Temukan Kreweng dan Mulut Botol di Sumuran Situs

Arkeolog BPCB Wicaksono Dwi Nugroho menduga, candi diruntuhkan lalu memasukkan batu ke dalam Sumuran. Setelah itu memendamnya dengan tanah.

Situs Pendem Adalah Candi, Tim BPCB Temukan Kreweng dan Mulut Botol di Sumuran Situs
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kreweng dan mulut botol kaca temuan dari dalam Sumuran situs Pendem.  

SURYAMALANG.COM, BATU - Situs Pendem sudah dipastikan sebagai sebuah candi meski dalam proses penggaliannya ditemukan banyak batu kali .

Temuan sejumlah batu kali di dalam Sumuran situs Pendem diduga kuat karena ulah manusia.

Arkeolog BPCB Wicaksono Dwi Nugroho menduga, candi diruntuhkan lalu memasukkan batu ke dalam Sumuran. Setelah itu memendamnya dengan tanah.

BREAKING NEWS ! Situs Pendem Dipastikan Bangunan Candi

Respon Manajemen Singo Edan Soal Pemindahan Lokasi Laga Persebaya Vs Arema FC dari Malang ke Blitar

Update Lokasi dan Jadwal Semifinal Persebaya VS Arema Piala Gubernur Jatim 2020, Batal di Kanjuruhan

Di Sumuran itu, tim penggali juga menemukan kereweng dan bibir botol yang terbuat dari kaca.

Wicaksono menjelaskan, temuan bibir botol yang terbuat dari kaca merupakan peninggalan bangsa barat.

Diduga, kerusakan candi terjadi sekitar tahun 1800-an.

“Kami temukan kreweng di tengah yang berasosiasi dengan temuan botol Eropa. Kreweng itu bentuk wadah, yang merupakan tempat dari sesajen. Kami tidak menemukan uang gepeng. Ini bangunan candi, minim sekali pemukiman,” terang Wicaksono.

Bangunan induk situs Pendem yang sedang dilakukan penggalian saat ini berukuran 7.5 m x 7.5 m.

Wicaksono menduga ada bangunan komplek di sekeliling candi.

Bangunan-bangunan itu diduga Wicaksono ada hubungannya dengan Prasasti Sangguran.

“Jadi sebenarnya tidak berdiri sendiri, melainkan kompleks candi. Kami duga ada hubungannya dengan Prasasti Sangguran di abad ke-10,” kata Wicaksono, Minggu (16/2/2020).

Sangguran ditemukan di Dusun Ngandat, Desa Mojorejo.

Dengan temuan candi tersebut, semakin menguatkan argumentasi bahwa sebenarnya Patirtaan Songgoriti tidak ada kaitannya dengan Prasasti Sangguran.

Justru candi yang ditemukan saat inilah yang diduga kuat ada hubungannya dengan Prasasti Sangguran.

“Selama ini Prasasti Sangguran selalu diasosiasikan dengan Songgoriti. Songgoriti saya duga bukan candi, tapi pertitaan,” kata Wicaksono.

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved