Berita Malang Hari Ini Senin 20 Juli 2020 Populer: Laporan Hewan Ternak & 2 Jambret Tertangkap Massa

Berita Malang hari ini Senin 20 Juli 2020 populer diantaranya Dinas Peternakan Kabupaten Malang belum terima laporan hewan ternak sakit.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
Kolase SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan/Hayu Yudha Prabowo
Berita Malang hari ini Senin 20 Juli 2020 

SURYAMALANG.COM - Berita Malang hari ini Senin 20 Juli 2020 populer diantaranya Dinas Peternakan Kabupaten Malang belum terima laporan hewan ternak sakit menjelang hari raya kurban.

Selain itu, Berita Malang Populer Hari Ini membahas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ajukan bantuan UKT/SPP.

Dan Berita Malang hari ini mengulas dua pelaku jambret tertangkap massa di Puncak Mandala Malang.

Selengkapnya, langsung saja simak rangkuman Berita Malang di bawah ini:

1. Dinas Peternakan Kabupaten Malang belum terima laporan hewan sakit menjelang hari raya kurban.

PETERNAKAN DOMBA - Pemilik Sumber Barokah Farm, Khusnul Khotimah memberi makan domba peliharaannya di Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Kamis (16/7/2020). Aneka jenis domba di peternakan ini dijual dari Rp 2 juta sampai Rp 10 juta per ekor untuk menyuplai kebutuhan konsumen. Menjelang Idul Adha, permintaan domba di peternakan ini mulai mengalami peningkatan.
PETERNAKAN DOMBA - Pemilik Sumber Barokah Farm, Khusnul Khotimah memberi makan domba peliharaannya di Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Kamis (16/7/2020). Aneka jenis domba di peternakan ini dijual dari Rp 2 juta sampai Rp 10 juta per ekor untuk menyuplai kebutuhan konsumen. Menjelang Idul Adha, permintaan domba di peternakan ini mulai mengalami peningkatan. (SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo)

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang belum menerima laporan tentang hewan ternak untuk hari raya Idul Adha yang mengalami penyakit.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Nurcahyo menerangkan, pihaknya belum menerima laporan tentang hewan ternak yang mengalami penyakit ternak seperti anthrax.

"Kondisi kesehatan ternak baik. Tidak ada wabah, tidak ada laporan juga dari masyarakat kalau ada ternak yang sakit. Masih normal," beber Nurcahyo ketika dikonfirmasi, Minggu (19/7/2020).

Menurut Nurcahyo ada penyakit hewan ternak yang paling berbahaya yang patut diwaspadai.

"Penyakit paling berbahaya anthrax dan luka yang menular itu," ujar Nurcahyo.

Ada cara mudah guna mengetahui kondisi kesehatan hewan ternak agar tidak salah pilih.

"Pokoknya tidak ada luka kelihatan sehat matanya putih bersih sehat. Kalau sapi bersin-bersin ada indikasi, biasanya petugas diberitahu dan disuntik vaksin," jelas Nurcahyo.

Jelang Hari Raya Idhul Adha, harga hewan kurban jenis sapi di Kabupaten Malang masih bervariatif pada situasi pandemi Covid-19.

"Tapi kemungkinan sekarang mulai menurun harganya karena orang melakukan penyembelihan hewan korban pada saat situasi pandemi ini. Namun, saya dapat informasi kalau sapi limosin masih Rp 48 juta," bebernya.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved