Berita Malang Hari Ini
Sanusi Lebih Suka PSBM Ketimbang PSBB, Ini Alasannya
Bupati Malang, Muhammad Sanusi, lebih menyukai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) ketimbang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi, lebih menyukai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) ketimbang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Menurut Sanusi, dengan PSBM saja sudah mampu menekan penyebaran Covid-19.
Ia menyatakan selama ini pemerintahan yang ia pimpin menerapkan metode PSBM tersebut.
”Itu (PSBM) harus terus jalan, selain itu perilaku 3M dan sosialisasi terkait itu juga harus terus jalan,“ kata Sanusi, Kamis (7/1/2021).
Hingga kini, Sanusi menyatakan pihaknya belum bisa bersikap.
Pasalnya Pemkab Malang masih menunggu kabar dari pemerintah pusat.
"Kami belum mengajukan PSBB. Namun, kami menunggu instruksi dari pemerintah pusat nantinya harus seperti apa,” tutur Sanusi.
Sanusi menerangkan pihaknya hanya menuruti saja keputusan pemerintah pusat.
Kendati jika diputuskan PSBB akan diterapkan, Sanusi pasrah.
"Karena yang paling tahu dari gugus tugas Covid-19 pusat. Kalau memang sudah perlu itu PSBB ya kita ikuti. Kami pemerintahan si bawah melaksanakan saja," tutur penghobi burung berkicau itu.
Orang nomor 1 di Pemkab Malang ini menyatakan telah melaksanakan protokol kesehatan di segala penjuru Kabupaten Malang.
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang memberikan pelarangan kerumunan massa.
”Fluktuasi kasus Covid-19 cenderung stabil di Kabupaten Malang,” tutup Sanusi
Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19, dr Aurick Yudha, menyebut penerapan kembali PSBB di Malang Raya akan berdampak signifikan terhadap penurunan angka penularan Covid-19.
"PSBB mengurangi orang bergerak sehingga akan signifikan penurunan angka penularan Covid-19," ucap Aurick ketika dikonfirmasi pada Kamis (7/1/2021).