Breaking News:

Jendela Dunia

Warga Jepang Mulai Tidak Percaya Virus Corona, Vaksin Dianggap Menghambat Sinyal 5G dan Mengubah DNA

Warga Jepang Mulai Tidak Percaya Virus Corona, Vaksin Dianggap Menghambat Sinyal 5G dan Mengubah DNA

Editor: Eko Darmoko
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Orang-orang di Jepang tak percaya virus corona, mereka tak mau pakai masker, dsb. Foto diambil di lokasi Kasumigaseki depan Kementerian Kesehatan. 

SURYAMALANG.COM - Pandemi virus corona yang mengantam dunia, kini disikapi apatis oleh orang-orang Jepang.

Dengan kata lain, orang-orang di Jepang sudah tidak percaya lagi dengan keberadaan virus corona.

Dikutip SURYAMALANG.COM dari Tribunnews.com, orang-orang Jepang tidak mau divaksin karena menurutnya vaksin bisa mengubah DNA manusia.

Bahkan ada yang percaya bisa mengganjal sinyal 5G sehingga bisa kesulitan mengakses internet gara-gara divaksin.

"Jepang terlalu bebas, silakan berkomentar dan berpendapat."

"Namun belakangan memang sudah sangat keterlaluan," ungkap seorang pejabat pemerintah sumber Tribunnews.com, Rabu (9/6/2021).

Beberapa orang yang tampak aneh tersebut terlihat kemarin siang sekitar jam 13.30 di depan Kementerian Kesehatan Jepang.

Mereka membawa poster yang digantung di lehernya bertuliskan "Corona Bohong".

Di sebelah kanannya seorang wanita juga menuliskan berbagai kata aneh pada papan di dadanya, bahwa vaksin diberikan kepada anak-anak bisa mengubah DNA mereka nantinya.

"Jangan percaya vaksin", demikian tulisan di dadanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved