Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Rumitnya Kasus Perundungan dan Rudapaksa Siswi SD di Kota Malang, Pasutri Tersangka Punya Anak Bayi

Kasus penganiayaan dan persetubuhan dengan korban bocah perempuan usia 13 tahun itu seolah menjadi kasus sosial di kota Malang

SURYAMALANG.COM/Dinsos Kota Malang
Dinsos P3AP2KB Kota Malang saat mengunjungi rumah dan melihat kondisi bayi anak pasangan suami istri pelaku Perundungan dan Rudapaksa siswi SD di Kota Malang, Jumat (26/11/2021) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kasus perundungan dan rudapaksa dengan korban seorang siswi SD di kota Malang nampak semakin rumit jika dipandang dari kondisi latar belakang korban dan pelaku.

Kasus penganiayaan dan persetubuhan dengan korban bocah perempuan usia 13 tahun itu seolah menjadi kasus sosial.

Pasalnya, bukan hanya korban yang statusnya sebagai anak-anak, para tersangka dalam kasus ini juga masih dalam kategori anak di bawah umur.

Bahkan pasangan suami istri siri yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini usianya juga belum masuk kategori dewasa.

Kondisi sosial di balik kasus ini makin rumit karena ternyata pasangan suami istri tersangka kasus ini memiliki seorang bayi .

Kini kondisi bayi anak tersangka Y dan S harus dirawat oleh kakak dan ayah tersangka. 

Keberadaan dan kondisi bayi anak semata wayang pasangan suami istri yang menjadi tersangka kasus Perundungan dan rudapaksa di Kota Malang terungkap dari laporan warga.

Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang pun langsung memastikan kondisi bayi, Jumat (26/11).

Kedatangan Dinsos tersebut guna menindaklanjuti laporan dari warga terkait kondisi yang anak yang ditinggalkan kedua orang tuanya karena kasus hukum.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Penny Indriani mengatakan bahwa kedatangan Dinsos ke rumah pelaku untuk melihat kondisi buah hati pelaku.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved