Penanganan Covid

Wali Kota Malang Akhirnya Akui Ada Kasus Covid-19 Omicron, Beda dengan Kasus Banjararum Singosari

Wali Kota Malang, Sutiaji akhirnya mengakui ada warga kota Malang yang terdeteksi positif Covid-19 varian omicron.

KOLASE - SURYAMALANG.COM/Edgar -Justin TALLIS / AFP
Wali Kota Malang Sutiaji dan Gambar ilustrasi yang diambil di London pada 2 Desember 2021. Sutiaji mengkonfirmasi adanya kasus Covid-19 Omicron di kota Malang 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Beda pernyataan antara Kepala Dinas Kesehatan Jatim dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang terkait kasus Covid-19 Omicron di Kota Malang akhirnya terjawab.

Wali Kota Malang, Sutiaji akhirnya mengakui ada warga kota Malang yang terdeteksi positif Covid-19 varian omicron.

Konfirmasi kasus Covid-19 varian omicron di kota Malang itu disampaikan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, usai mengadakan rapat koordinasi di Balaikota Malang pada Senin (17/1/2022).

"Ada, tapi sudah sembuh. Jadi kami rapatkan ini, ada pasien yang sudah dirilis di Provinsi Jawa Timur, bahwa dilakukan tes Whole Genome Sequencing (WGS), ternyata Omicorn. Tapi sudah negatif," ucap Sutiaji.

Meski mengakui ada warga kota Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian omicron, orang nomor satu di Kota Malang itu tidak menyebutkan tanggal dan tempat tinggal dari orang tersebut.

Baca juga: Beda Data Kasus Covid-19 Omicron dengan Dinkes Jatim, Kadinkes Kota Malang: Belum Ada Temuan Omicorn

Sutiaji hanya mengatakan, bahwa riwayat perjalanan orang yang positif varian Omicron Covid-19 itu cukup tinggi.

Dari hasil tes yang dilakukan, hanya orang dia yang terkonfirmasi positif Omicorn Covid-19, sedangkan istrinya tidak.

"Dia isolasi mandiri. Riwayat perjalanan cukup tinggi. Dia ke Bali. Dan sudah sembuh. Yang terapapar Omicorn hanya dia. Kalau istrinya tidak," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Sutiaji juga memastikan jika warga Kota Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19 Omicorn tidak berkaitan dengan kasus positif Covid-19 Omicorn warga Kabupaten Malang.

Untuk diketahui, Pasien kasus Omicorn di kabupaten Malang yang disebutkan sebagai warga di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang sehari-hari tinggal di kota Malang.

Sutiaji membenarkan warga Kabupaten Malang yang positif positif Covid-19 Omicorn tinggal bersama suaminya di kota Malang.

"Keduanya itu warga luar Kota Malang tapi menempati rumah orang tuanya di Kota Malang. Sehingga dilakukan tracing dan testing oleh Puskesmas Mojolangu," kata Sutiaji.

Meski, suami istri warga Kabupaten Malang itu sempat tinggal di Kota Malang, Sutiaji mengatakan, bahwa yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omnicorn hanyalah istrinya.

Sedangkan, suaminya tidak terindikasi varian Omnicorn Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved