Berita Malang Hari Ini

Ribuan Istri di Malang dan Gresik Gugat Cerai Karena Faktor Duit, Cuma Karena Gaji Suami Pas-Pasan

Ribuan gugatan cerai istri dengan alasan faktor ekonomi ini fakta berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang dan Gresik di tahun 2022

Penulis: Willy Abraham | Editor: Dyan Rekohadi
Shutterstock via Tribun Jateng
ILUSTRASI - Ribuan istri di kabupaten Malang dan gresik gugat cerai suami karena alasan ekonomi 

"Ada pula yang awalnya memiliki hubungan baik, mereka bersepakat salah satu bekerja ke luar negeri karena ingin membeli rumah atau tanah," 

"Namun, karena adanya perbedaan budaya di luar negeri, beberapa dari mereka melakukan perselingkuhan di sana," tegasnya.

 

Tren Cerai Alasan Duit juga Terjadi di Gresik

Faktor ekonomi juga menjadi penyebab utama perceraian di Gresik.

Ribuan wanita di Gresik menggugat cerai suaminya karena faktor duit itu.

Sepanjang tahun 2022 angka perceraian terjadi di Gresik tercatat mencapai 2.263.

Angka ini meningkat dibanding tahun 2021, angka perceraian mencapai 2.147.

Tingginya angka perceraian masih didominasi oleh faktor penyebab yakni ekonomi. 

Faktor ekonomi ada tiga, mulai dari tidak mampu mencukupi kebutuhan, maupun tidak mampu lagi memberikan nafkah. 

"Ditambah lagi pihak suami tidak memiliki pekerjaan," ujar Panitera Muda Pengadilan Agama (PA) Gresik Andik Wicaksono, Selasa (17/1/2023).

Diketahui selama tahun 2022, PA telah memutus perkara 1.724 cerai gugat dan 539 perkara cerai talak.

"Didominasi faktor ekonomi, kemudian pertengkaran dan perselisihan yang terjadi terus menerus," ujarnya, Selasa (17/1/2023).

Perceraian paling banyak menimpa pasangan dengan usia perkawinan yang masih muda.

Belum sampai puluhan tahun, mereka memutuskan untuk berpisah.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved