Berita Malang Hari Ini

Tak Ada Mudik Gratis dari Pemkot Malang pada Lebaran 2023

Program mudik gratis yang diusulkan oleh Pemkot Malang kepada Pemprov Jatim beberapa pekan lalu, tampaknya gagal direalisasikan.

Penulis: Benni Indo | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/Benni Indo
Seorang pemudik berjalan kaki di Terminal Arjosari sembari membawa barang bawaannya sebelum masuk ke dalam bus. Pemkot Malang kemungkinan besar tidak akan menyelenggarakan mudik gratis pada Lebaran 2023. 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Program mudik gratis yang diusulkan oleh Pemkot Malang kepada Pemprov Jatim beberapa pekan lalu, tampaknya gagal direalisasikan.

Sebab, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI telah mengambil alih semua kebutuhan mudik gratis masyarakat.

Kadishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan jika mudik gratis kali ini secara terpusat diadakan oleh pihak Kemenhub RI. 

“Sehingga, dari kondisi ini Pemkot Malang dinilai tidak perlu mengadakan mudik gratis seperti pada tahun-tahun sebelumnya”, terangnya, Sabtu (8/4/2023).

Dijelaskannya, banyak pemudik dari Jakarta menuju seluruh provinsi yang ada di Jatim/ Kemenhub RI dianggap jumlahnya sudah cukup bisa dikendalikan. 

“Kemudian dari Provinsi Jatim juga menilai tidak perlu mengadakan mudik gratis seperti tahun sebelumnya,” jelasnya.

Widjaja tidak mengetahui kuota yang disiapkan oleh Kemenhub RI. Berdasarkan prediksi perhitungan umum, diperkirakan nantinya kurang lebih akan ada 21 juta orang dari Jakarta bergerak menuju Jawa Timur pada Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah.

“Di Jatim, menurut data dari Kemenhub untuk Lebaran 2023 ini ada 21 juta orang bergerak dari Jakarta ke Jawa Timur. Karena itu nanti kita akan lakukan pemantauan bersama jajaran Polresta Malang Kota,” jelasnya lebih lanjut.

Menurutnya, arus lalu lintas akan meningkat sehingga rekayasa lalu lintas nantinya pasti dibutuhkan saat mudik nanti. Dishub Kota Malang telah memiliki rencana rekayasa untuk mengatasi potensi penumpukan kendaraan.

 “Untuk pemantauan arus maupun keamanan, nantinya akan dikolaborasikan dengan posko mudik sehingga pemantauannya lebih optimal,” pungkas Jaya. 

Meski tidak ada mudik gratis dari Pemkot Malang, warga barang kali bisa mencoba mengakses ke Perum Jasa Tirta I. Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan Perum Jasa Tirta I beberapa waktu lalu, pihaknya membuka program mudik bersama gratis pada Lebaran 2023. 

Tahun ini PJT I membuka enam rute mudik untuk tujuh bus dan 350 orang pemudik. Rute pertama akan berangkat dari Jakarta dengan tujuan akhir Malang, melewati Solo dan Surabaya dengan kuota sebanyak 50 kursi. Untuk rute ini rencananya akan diberangkatkan dari Jakarta, tepatnya dari stadion Gelora Bung Karno (GBK) bersama dengan BUMN lainnya pada 18 April 2023. 

Adapun untuk titik keberangkatan lainnya yakni dari Malang dengan 5 pilihan rute, yaitu Malang - Purwokerto (Malang - Solo - Yogyakarta - Purwokerto) dengan kuota 100 kursi.

Malang - Trenggalek (Malang - Blitar - Tulungagung - Trenggalek) 50 kursi. Malang - Blora (Malang - Lamongan - Babat - Bojonegoro - Blora) 50 kursi. Malang - Semarang (Malang - Madiun - Solo - Semarang) 50 kursi. Terakhir Malang - Banyuwangi (Malang - Probolinggo - Jember - Banyuwangi) 50 kursi. 

Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan Sub Divisi Humas PJT I, warga yang hendak mengikuti mudik bersama gratis ini bisa mendaftar secara online melalui bit.ly/MudikBersamaPJTI sebelum tanggal 11 April 2023. Dalam waktu bersamaan, peserta mudik tidak boleh mendaftarkan dirinya ke layanan BUMN lainnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved