Berita Malang Hari Ini
Gedung MCC Tak Ramah Difabel, Fasilitas Masih Berbahaya bagi Penyandang Difabel
Gedung Malang Creative Centre (MCC) belum ramah bagi kelompok lansia, anak-anak, dan difabel.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Gedung Malang Creative Centre (MCC) belum ramah bagi kelompok lansia, anak-anak, dan difabel.
Penyandang tuna netra kesulitan mengakses fasilitas di gedung yang berlokasi di Jalan A Yani, Kota Malang tersebut.
Misalnya untuk mengakses kamar kecil atau toilet. Gedung MCC memang dilengkapi dengan toilet khusus difabel. Tapi, hanya ada jamban di dalam toilet.
Tidak ada guiding block dan pegangan di dekat jamban. Pintu kamar kecil tersebut tidak memiliki kunci. Pintu dibuka dengan cara digeser.
Guru SLB tingkat SMA, Nurlailatun pernah mendampingi anak didiknya yang tuna daksa ke Gedung MCC.
Anak didiknya menggunakan kursi roda masuk ke dalam gedung. Akses masuk ke gedung bisa dilalui lewat lift.
Menurutnya, kamar kecil khusus difabel masih belum aman. Tidak ada pegangan di dekat jamban.
Nurlailatun menilai kondisi itu cukup bahaya bagi pengguna kursi roda. Pasalnya, pengguna kursi roda butuh pegangan untuk pindah dari kursi roda ke jamban.
"Saya mendampingi anak laki-laki. Saya kerepotan ketika harus ke kamar kecil namun tidak ada pegangannya," ujar Nurlailatun kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (25/5/2023).
Nurlailatun mengatakan perlu ada pelengkap untuk mengakomodir kelompok tuna netra.
Guiding block sangat penting untuk menunjang kemandirian kelompok netra. MCC juga perlu dilengkapi dengan keterangan dalam huruf Braile.
"Kita hidup kan tidak hanya untuk non-difabel saja. Difabel juga memerlukan akses, termasuk layanan ekonomi dan pendidikan. Wminoritas, difabel perlu dibantu aksesibilitasnya," ujarnya.
Ketua Pembina Lingkar Sosial, Ken Kertaning Tyas mengatakan gedung MCC sudah mengarah ke aksesibilitas terhadap difabel, tapi masih perlu penyempurnaan.
Ken mencontohkan tidak adanya pegangan di dalam kamar kecil difabel, dan ruang laktasi tanpa fasilitas apapun.
"Permen PUPR nomor 14/2017 telah mengatur desain secara universal. Gedung MCC sudah memperhatikan aturan itu, tapi belum penuh mengikuti aturan," ujar Ken.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.