Berita Malang Hari Ini

Inflasi Kota Malang Terendah di Jatim

Inflasi tertinggi di Jatim diraih oleh Kota Probolinggo yang mencapai 0,18 persen. Sedangkan Sumenep mengalami deflasi -0,42 persen.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
suryamalang.com/Rifky Edgar
Alun-Alun Tugu Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Inflansi Kota Malang pada Juni 2023 mencapai 0,07 persen.

Angka inflasi ini terendah dibandingkan kota lain di Jawa Timur (Jatim) yang menjadi survei Indeks Harga Konsumen (IHK).

Inflasi tertinggi di Jatim diraih oleh Kota Probolinggo yang mencapai 0,18 persen. Sedangkan Sumenep mengalami deflasi -0,42 persen.

Kasi Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, Dwi Handayani menyatakan ada sejumlah peristiwa penting selama Juni 2023. "Seperti, Idul Adha pada 29 Juni sehingga harga daging sapi turun," jelas Dwi dalam rilis yang diterima SURYAMALANG.COM, Senin (3/7).

Harga daging sapi menurun karena banyak penyembelihan hewan kurban, dan masyarakat mendapat pembagian daging.

Selain itu juga ada penurunan harga BBM. Misalnya, Pertamax turun dari Rp 13.000 per liter menjadi Rp 12.500 per liter. Harga emas dunia juga menurun.

Selain itu juga ada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi Bapenas. Bapenas menggelar GPM di 37 provinsi dan di 296 kota dan kabupaten pada 26-28 Juni.

Sejumlah komoditas juga mengalami pergolakan harga, yaitu cabai rawit, bawang putih, daging ayam ras, dan gula pasir.

Harga daging ayam ras dan telur naik karena terkait harga pakan ternak. Harga telur ayam ras pada Minggu (2/7) sudah mencapai Rp 30.500 per kilogram (Kg).

"Harga tahu mentah, beras, cabai merah, dan bawang merah turun," terangnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved