Berita Malang Hari Ini

Hanya Muhaimin Iskandar yang Datang di Sharing Sessions Unisma, Hafid Sedikit Kecewa

Hanya Muhaimin Iskandar yang datang di kegiatan Sharing Sessions yang digelar Universitas Islam Malang (Unisma)

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Rektor Unisma, Prof Dr Masykuri, Msi (kiri) bersama Muhaimin Iskandar (tengah) saat acara Sharing Session di Unisma, Rabu, (1/11). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Hanya Muhaimin Iskandar yang datang di kegiatan Sharing Sessions yang digelar Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (1/11).

Bakal calon presiden (bacapres) dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) lain tidak memenuhi undangan tersebut.

Mahasiswa Prodi Administrasi Publik FIA Unisma, M Hafid mengaku sedikit kecewa karena banyak bacapres dan bacawapres yang tidak hadir dalam forum tersebut. Tapi, Hafid merasa senang ada bacawapres yang datang.

"Jujur saja, saya sedikit kecewa. Mungkin karena kondisi sehingga calon lain tidak bisa datang. Tapi, saya sudah senang bisa bertemu dengan satu bacawapres," kata Hafid kepada SURYAMALANG.COM.

Sebenarnya Unisma mengundang seluruh bacalon yang sudah mendaftar ke KPU. Ganjar Pranowo, Mahfud MD, Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, dan Anies Baswedan berhalangan hadir.

"Unisma tidak berpihak ke calon tertentu. Kami sekuatnya melakukan berbagai upaya untuk mengundang mereka, mulai berkirim surat pada awal Oktober lalu, melalui tim sukses (timses), ormas, dan juga ke orang terdekatnya," jelas Prof Dr Maskuri MSi, Rektor Unisma.

Menurutnya, Unisma sudah lama merencanakan acara bertema 'Meneguhkan Komitmen Pembangunan Bidang Ekonomi, Pendidikan dan Kebudayaan Menuju Indonesia Unggul' tersebut.

Melalui acara tersebut, Unisma ingin memberi ruang yang sama kepada bacapres dan bacawapres untuk menyampaikan visi dan misinya.

"Sehingga pemilih muda bisa tahu gagasan beliau dalam mencerdaskan bangsa, termasuk kiat-kiat melaksanakan pembangunan," paparnya.

Maskuri memaklumi absennya para bacalon tersebut. Maskuri tidak merasa kecewa meskipun para bacalon berhalangan hadir.

"Kami biasa saja. Tentunya kami berharap mereka bisa hadir semua. Katanya, Pak Ganjar ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Begitu juga Gibran. Sedang Pak Prabowo dan Pak Mahfud mungkin karena masih menteri sehingga agak sulit datang saat hari efektif. Mungkin beliau bisa hadir kalau acaranya akhir pekan, Sabtu dan Minggu," imbuhnya.

Maskuri memastikan Unisma tidak akan menggelar forum lanjutan. "Kalau ada forum lanjutan, nanti malah dikira ada keberpihakan," imbuhnya.

Muhaimin Iskandar merasa senang diundang dalam Sharing Sessions tersebut. Politisi yang akrab disapa Cak Imin ini mengatakan kampus harus membuka diri sebagai ruang dialektika untuk semua bacapres dan bacawapres, serta dan ahli.

"Tujuannya adalah agar pemerintahan nanti bisa berjalan sesuai tatanan yang ada," kata Cak Imin.

Cak Imin memastikan dirinya dan Anies Baswedan siap membuka diskusi dengan kampus manapun. "Siapapun yang mengundang, kami siap," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved