Berita Malang Hari Ini
KPU Kota Malang Masih Perbarui Data Pemilih di Lapas
KPU Kota Malang masih memperbarui data pemilih di lembaga permasyarakatan (lapas) sampai 7 Februari atau H-7 coblosan.
SURYAMALANG.COM, MALANG - KPU Kota Malang masih memperbarui data pemilih di lembaga permasyarakatan (lapas) sampai 7 Februari atau H-7 coblosan. Ada dua Lapas di Kota Malang, yaitu Lapas Lowokwaru dan Lapas Sukun.
Komisioner KPU Kota Malang Divisi Perencanaan dan Data, Nur Zaini Wikan Utomo menyatakan sat ini warga binaan masih keluar dan masuk di lapas. Sesuai pendataan KPU Kota Malang, terakhir mencatat ada lebih dari 600 warga binaan yang meninggalkan Lapas Lowokwaru.
"Sedangkan di Lapas Sukun sebanyak 100 orang yang keluar," kata Zaini kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (19/1).
KPU fokus pada warga binaan yang masuk ke lapas. Jika warga binaan itu sudah terdaftar di tempat sebelumnya, maka KPU akan akan mempindah-daftarkan warga binaan itu. Jika tidak terdaftar di tempat awal, maka warga binaan itu tidak miliki hak memilih. "Ini yang kami perbarui terus datanya," jelas Zaini.
Sesuai aturan, masa pendataan pindah pilih kategori warga binaan atau tahanan rumah tahanan mulai 16 Januari sampai 7 Februari. Sebelumnya, KPU telah membuka pendaftaran pindah pilih kategori pelajar atau mahasiswa. Sekarang KPU membuka pendaftaran pindah pilih untuk kategori lain, termasuk warga binaan.
Selain warga binaan, kategori lain yang bisa mendaftar pindah pilih pada periode ini adalah pemilih yang bertugas di tempat lain, menjalani rawat inap, mendampingi pasien rawat inap, dan pemilih yang tertimba bencana.
"Untuk warga binaan kan nanti ada TPS khusus. Jadi kami harus benar-benar mendata jumlah pemilihnya. Kalau ada warga binaan yang keluar, kan tidak jadi pindah pilih," jelas Zaini.
KPU akan membangun 10 TPS khusus di Lapas Lowokwaru, dan dua TPS khusus di Lapas Sukun. Secara umum, jumlah DPT di Kota Malang sebanyak 651.758 orang.
Dari jumlah itu, sebanyak 3.616 orang merupakan pemilih difabel, 142.028 pemilih dari Gen Z yang berusia 17 tahun sampai 27 tahun, dan 211.874 pemilih dari generasi milenial yang berusia 28 tahun sampai 43 tahun.
Sedangkan Gen X yang berusia 44 tahun sampai 59 tahun sebanyak 183.773 pemilih, baby boomer yang berusia 60 tahun sampai 78 tahun sebanyak 102.283 pemilih, dan 11.800 pemilih merupakan lansia yang berusia di atas 79 tahun.
Sementara itu, sebanyak 1.556 orang telah mengajukan permohonan pindah memilih di Kota Batu. Perinciannya, 731 orang mengajukan pindah pilih di Kecamatan Batu, 303 orang di Kecamatan Bumiaji, dan 522 orang di Kecamatan Junrejo.
Anggota KPU Kota Batu Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, M Rizal Fakhruddin mengatakan pemohon pindah memilih tidak hanya perorangan, namun juga bisa berkelompok.
"Kami sempat melayani pindah pilih di Sekolah Tinggi Agama Budha, dan di Sekolah Al-Kitab. Kami juga melayani pemohon dari Pondok Al-Izzah yang datang ke kantor KPU. Ada juga pegawai RS Karsa Husada, pengelola gereja, dan sebagainya," kata Rizal, Selasa (16/1).(Benni Indo/Dya Ayu)
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.