Berita Malang Hari Ini
Pemkot Malang Berduka Atas Meninggalnya Wahyu Widianto yang Tak Dapat Pelayanan Baik di RS Hermina
Pemkot Malang Berduka Atas Meninggalnya Wahyu Widianto yang Tak Dapat Pelayanan Baik di RS Hermina
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang menyampaikan duka mendalam untuk Wahyu Widianto, warga Jalan Bareng Tenes 4A yang meninggal dunia setelah tidak mendapatkan penanganan medis di RS Hermina, Kota Malang.
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat secara pribadi juga menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menimpa warganya tersebut.
Wahyu Hidayat telah datang ke rumah duka, Rabu (13/3/2024). Ia menyempatkan diri datang ke rumah duka di tengah kesibukannya berencana berangkat ke Jakarta.
Di rumah duka, Wahyu bertemu istri dan anak-anak almarhum. Wahyu berbicara langsung dengan para keluarga yang ditinggalkan oleh kepala keluarga tersebut.
"Ini tadi saya sempatkan untuk takziah ke rumah duka dan tadi sudah bicara dengan istri dan anak-anaknya."
"Saya juga menyampaikan duka cita atas nama pribadi dan Pemkot Malang. Beliau juga anggota Linmas. Juga jaga TPS saat Pemilu kemarin," ujar Wahyu Hidayat, Rabu (13/3/2024).
Kedatangan Wahyu Hidayat ke rumah duka sebagai bentuk perhatian kepada keluarga korban. Pemkot Malang merasa kehilangan karena Wahyu Widianto bagian dari pemerintahan yang bertugas sebagai Linmas.
"Ini bentuk perhatian saya. Setelah bicara dengan keluarga, mereka menerima telah menerima," kata Wahyu.
Pemkot Malang akan tetap memantau kasus yang menimpa Wahyu Widianto. Informasi yang diterima Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polresta Malang Kota.
"Kan ada laporan, kita lihat perkembangannya. Semoga ada solusi. Kasihan almarhum juga kalau terus seperti ini. Sementara tidak memanggil Hermina. Kan, sudah ada laporan di Kepolisian. Kita ikuti saja dulu," ujar Wahyu Hidayat yang juga warga Bareng tersebut.
Romadhoni, anak pertama mendiang Wahyu Widianto berterima kasih atas kunjungan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat ke rumahnya. Ia mengatakan, sejauh ini pihak keluarga belum melakukan langkah laporan resmi ke Polresta Malang Kota.
"Kami tidak pernah buat laporan ke polisi terkait hal ini. Kami coba jalur kekeluargaan saja dengan pihak RS Hermina," ujarnya.
Romadhoni menjadi saksi bagaimana ayahnya yang saat itu kritis, tidak mendapatkan pelayanan medis sebagai seorang pasien. Akibatnya, ayahnya meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju RS Saiful Anwar.
Wakil Direktur RS Hermina Malang, Yuli Ningsih mengatakan, bahwa pernyataan atau statement dari pihak keluarga yang menyatakan bahwa Wahyu Widianto tidak ditangani itu kurang tepat.
Menurutnya, dokter jaga yang berada di IGD, telah melakukan pemeriksaan kondisi Wahyu Widianto.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.