Nasib Karyawan Dipecat Gara-gara Makan Sahur Sisa Nasi Restoran, Diancam Bayar 1,5 Juta 'Saya Pamit'

Nasib karyawan dipecat gara-gara makan sahur sisa nasi restoran, Andry Pramana diancam bayar Rp 1,5 juta 'saya pamit'.

Youtube TribunMedanTV
Andry Pramana (kanan) karyawan dipecat gara-gara makan sahur sisa nasi restoran, diancam bayar Rp 1,5 juta 'saya pamit' 

SURYAMALANG.COM, - Nasib karyawan dipecat gara-gara makan sahur sisa nasi restoran dialami seorang pria bernama Andry Pramana di Medan

Andry Pramana bahkan terancam membayar Rp 1,5 juta gara-gara mengundurkan diri padahal sebetulnya dipecat. 

Apa yang dialami Andry Pramana ini membuat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan turun tangan membantu.

Andry Pramana merupakan karyawan kontrak di resto Beauty in The Pot Medan.

Dengan inisiatifnya sendiri, Andry Pramana memasak nasi sisa kurang layak dari restoran untuk diolah menjadi nasi goreng.

Setelah jadi, nasi sisa tersebut dimakan oleh Andry Pramana bersama beberapa rekannya.

Andry Pramana menuturkan terpaksa makan nasi sisa untuk sahur karena baru pulang pukul 00.00 WIB sehingga bisa langsung istirahat setelah pulang ke rumah sebab keesokan harinya harus masuk shift pagi.

"Posisi midnight, kami pulang jam 00.00 WIB, begitu sampai ke rumah kan pukul 01.00 WIB," kata Andry Pramana saat diwawancarai Tribun Medan (grup suryamalang), Sabtu (6/4/2024).

"Makanya inisiatif untuk sahur juga. Karena besok kami masuk pagi," imbuh Andry Pramana

"Supaya begitu sampai rumah itu tidak sahur lagi dan bisa langsung istirahat persiapan besok bekerja," tambah Andry Andry.

Artikel Tribun-Medan.com 'Gegara Makan Nasi Sisa Untuk Sahur Karyawan Resto ini Dipecat Sepihak'.

Baca juga: Wasiat Babe Cabita Sebelum Meninggal Titip Barang Kesayangan Ini ke Istri Mumpung Aku Masih Hidup

Saat diwawancarai, Andry Pramana tampak lemas karena kehilangan pekerjaan.

Anak terakhir dari tiga bersaudara ini menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada 16 Maret 2024 lalu.

Keesokan harinya pada 17 Maret 2024, pasca menyantap nasi sisa untuk sahur, Andry pun dipanggil atasannya berinisial DS dan sempat terjadi perdebatan.

Lalu pada tanggal 18 Maret 2024, DS datang lagi, kali ini menemui atasan lain yang berinisial DN.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved