Berita Madiun Hari Ini

Sosok Penumpang Mobil Carry di Madiun Kendaraannya Viral Ditabrak Kereta Api, Kronologinya Terungkap

Sosok penumpang mobil Carry di Madiun kendaraannya viral ditabrak kereta api, kronologi hingga penyebabnya terungkap.

Instagram @infomamuju_
Penumpang mobil Carry di Madiun kendaraannya viral ditabrak kereta api, kronologi hingga penyebabnya terungkap. 

SURYAMALANG.COM, - Identitas sosok penumpang mobil Carry di Madiun kendaraannya viral ditabrak kereta api hingga video-nya viral terungkap. 

Termasuk juga kronologi mobil Carry tersebut ditabrak kereta api dijelaskan oleh polisi dari Kapolsek Wonoasri.

Sedangkan dugaan penyebab mobil Carry bisa sampai tertabrak kereta api di jalur perlintasan tersebut dijelaskan oleh PT KAI Daop 7. 

Dalam video viral yang beredar Jumat (12/4/2024), tampak mobil Carry yang sudah tidak ada penumpangnya itu berhenti di tengah perlintasan kereta api.

Sedangkan tidak jauh dari rel kereta api, seorang pria paruh baya dan wanita berhijab diduga penumpang Carry lari menjauh dari mobil tersebut. 

Tidak berselang lama datang kereta api dengan kecepatan tinggi langsung menabrak mobil Carry hingga terpental beberapa jarak dari rel. 

Kondisi mobil Carry itu langsung hancur bahkan sekilas saat tabrakan terjadi menyembur percikan puing dari body mobil. 

Sedangkan kondisi kereta api terlihat baik-baik saja dan tetap melaju dengan kencang. 

Lokasi kejadian tabrakan itu berlangsung di perlintasan tanpa palang pintu, Dusun Pucung, Desa/Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun, Jumat (12/4/2024) sekira pukul 11.00 WIB.

Sosok penumpang mobil Carry warna merah bernopol N 1157 XL tersebut ternyata satu keluarga yakni Tarmuji (50), Supartin (50), dan Indah (22).

Ketiganya merupakan warga Jalan Anggrek Permai Gading, Desa Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pasuruan.

Kapolsek Wonoasri, AKP Eko Hariyanto menjelaskan, mobil yang mereka tumpangi dihantam Kereta Api Argo Semeru, di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Pucung, Desa/Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun.

“Sekira pukul 10.55 WIB, kendaraan korban dari arah timur mau ke arah barat. Sebelum melintasi TKP, korban berhenti untuk menyuruh anaknya melihat apakah ada kereta api atau tidak,” ujar AKP Eko . 

Tarmuji yang mendengar jawaban sang Anak kalau tidak ada kereta api kemudian berniat menyebrang perlintasan Kereta Api tersebut.

“Di tengah tengah perlintasan, istri korban bernama Supartin melihat dari arah Utara ada kereta. Kemudian korban bersama penumpang lainnya turun dan meninggalkan mobil tersebut,” beber Eko. 

Mobil Suzuki Carry warna merah bernopol N 11xx XL, terpental usai dihantam Kereta Api Argo Semeru, di perlintasan tanpa palang pintu, Dusun Pucung, Desa/Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun, Jumat (12/4/2024) sekitar pukul 11.00 WIB
Mobil Suzuki Carry warna merah bernopol N 11xx XL, terpental usai dihantam Kereta Api Argo Semeru, di perlintasan tanpa palang pintu, Dusun Pucung, Desa/Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun, Jumat (12/4/2024) sekitar pukul 11.00 WIB (Tangkapan Layar Video Viral)

Baca juga: Masa Arus Balik Lebaran 2024 Penumpang Kereta Api Dimulai, PT KAI Daop 7 Madiun Catat Lonjakan

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved