Berita Malang Hari Ini

Tim Mahasiswa ITN, UB dan UNS Garap Proyek Aplikasi Adopsi Anjing Adoptify, Dapat Dana Rp 140 juta

Rencananya aplikasi Adoptify yang mendapatkan pendanaan Rp 140 juta itu akan di launching di Kota Malang pada Juli 2024

SURYAMALANG.COM/ITN Malang
Tim Kolaborasi mahasiswa ITN, UB Malang dan UNS meraih Rp 140 juta untuk mengembangkan proyek Adoptify dalam inkubasi Bangkit Academy.  

"Dalam fitur pet wellbeing user bisa membuat hewan peliharaan sendiri secara virtual, sekaligus bisa membantu user merawat hewan peliharaannya di real life," katanya.

Seperti mengingatkan user untuk memberi makan, membersihkan kandang, vaksinasi, dan memandikan hewan peliharaan.

Awalnya user memasukkan data hewan peliharaannya dalam bentuk virtual, kemudian user dapat menyetel setiap notifikasi dan alarm pet wellbeings-nya berdasarkan masing-masing hewan peliharaannya," tambah Maqil.

Sebagai informasi tiga mahasiswa anggota tim yang membangun aplikasi Adoptify terdiri dari Mukhammad Zainul Musyafa, Maqila Sulaiman Abu Zakaria, dan Reihan Almas Hediawan.

Sedang tiga mahasiswa UB adalah Kaamil Nailal Muna, Alvita Ratna Maulana Martiza, dan Laudzak Akbar Baihaqy serta Reza Liana mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS).

Awarding diterima oleh Maqila Sulaiman Abu Zakaria sebagai perwakilan Tim Adoptify di Kantor Google Indonesia Jakarta pada Maret 2024 lalu.

 

Dikutip dari laman Kampus Merdeka Kemdikbud, Bangkit Academy merupakan aktivitas Studi Independen Pengembang Machine Learning meliputi pembelajaran individu dan project akhir dalam bentuk tim.

Peserta mengikuti kelas dalam bentuk asynchronous (online melalui modul belajar di Dicoding Academy and Coursera).

Menurut Maqila, pada saat seleksi capstone project ada sekitar 4.500 peserta Bangkit Academy dibagi dalam 639 kelompok.

Mereka melakukan proses seleksi penjurian 360 derajat melibatkan perolehan umpan balik tidak hanya dari tim juri, namun juga dari peserta/ kelompok lain.

"Dalam satu sesi ada 10 tim yang saling memberi nilai saat peserta lain melakukan pitching. Dari sini 647 tim mengerucut menjadi 50 tim sebagai top incubation project. 50 tim benar-benar pitch deck di depan 7 juri dengan latar belakang teknologi, dan bisnis, hingga menjadi top 10," papar Maqila.

Membuat aplikasi bukan hal asing bagi mahasiswa Teknik Informatika ITN Malang.

Dalam Bangkit Academy ketiga mahasiswa ITN mengambil learning path yang berbeda.

Ada yang mengambil cloud computing, mobile development, dan machine learning.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved