Berita Malang Hari Ini

Praisela Ivane Stefandra Mahasiswi ITN Malang Ikuti Visiting Student di Tatung University Taiwan

Mahasiswi S1 Teknik Kimia ITN Malang, Praisela Ivane Stefandra, mengikuti Taiwan Experience Education Program (TEEP) 2024 ke Tatung University Taiwan

ITN Malang
Praisela Ivane Stefandra, Mahasiswi S1 Teknik Kimia ITN Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Mahasiswi S1 Teknik Kimia ITN Malang, Praisela Ivane Stefandra, mengikuti Taiwan Experience Education Program (TEEP) 2024 ke Tatung University Taiwan.

Mahasiswa asal Kota Malang ini akan menjalani visiting student selama 5 bulan, mulai 30 Juni hingga 30 November 2024. TEEP merupakan program yang diselenggarakan oleh pemerintah Taiwan.

Tujuannya untuk mendorong mahasiswa internasional dapat berpartisipasi dalam kegiatan magang internasional jangka pendek yang diadakan oleh universitas-universitas terbaik di Taiwan.

Kegiatannya berupa mengikuti perkuliahan secara umum, dan riset yang dijalankan oleh profesor yang telah ditunjuk. Menurut Sela, panggilan akrabnya, ia  akan terlibat dalam riset dengan topik “Preparation and characterization of Pd based electrolyst for fuel cells".

Ia akan dibimbing Profesor Yuh-Jing Chiou. Ia mendapat kesempatan visiting research assistant di Department of Chemical Engineering and Biotechnology, Tatung University.

“Di Tatung University rencananya kami mengerjakan riset. Saya bergabung dengan Prof Yuh-Jing Chiou. Sebelumnya kami sudah berkomunikasi lewat email,” kata Praisela Ivane Stefandra dalam rilis humas ITN Malang, Rabu (3/7/2024).

Risetnya berhubungan dengan bahan bakar ini hampir sama dengan konsentrasi yang ia ambil di Prodi Teknik Kimia ITN Malang. Karena itu ia yakin  tidak begitu kesulitan dalam mendalami topik tersebut. Sebelum berangkat, ia juga mempersiapkan dan mempelajari berbagai jurnal yang berhubungan dengan topik penelitiannya.

Sela adalah asisten Laboratorium Teknik Kimia dan aktif di himpunan mahasiswa jurusan. Belum lama ini Sela juga lolos Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Kemendikbudristek 2024. Sebelum lolos TEEP, Sela sempat diterima Praktek Kerja Nyata (PKN) di PT Pertamina EP Cepu. Ia juga menguasasi Bahasa Inggris dan Mandarin.

“Bahasa Inggris sehari-hari bisa. Namun juga perlu mengasah untuk memahami bahasa yang berkaitan dengan akademik/riset. Saya juga menyiapkan presentasi-presentasi dalam Bahasa Inggris. Kalau Mandarin, sejak SD sudah mempelajari, jadi tinggal diulang lagi,” ungkapnya. Bekal bahasa Mandarin akan dipakai untuk sosialisasi dengan warga lokal.

Sebagai mahasiswa program TEEP, ia akan mendapat beasiswa bulanan selama 5 bulan untuk menutupi biaya selama di Taiwan. Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto ST MT PhD  secara simbolis melepas keberangkatan Praisela Ivane Stefandra di Ruang Sidang Rektorat Kampus 1 ITN Malang pada Jumat (28/06/2024) lalu.

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi ITN Malang memberangkatkan mahasiswanya joint research ke Tatung University. Sekaligus kedepannya bisa membangun networking dengan universitas-universitas di luar negeri,” ujar rektor.

Menurut rektor, dalam tahun ini institusi berencana menindaklanjuti membangun kerja sama dengan Tatung University

Tujuannya agar di tahun selanjutnya selain mahasiswa Teknik Kimia mahasiswa prodi lain di lingkungan ITN Malang juga bisa berperan serta ikut program TEEP. Namun ini bukan pertama kalinya ITN Malang mengikutkan mahasiswanya program visiting student.

Sebelumnya, pada masa pandemi beberapa mahasiswa Teknik Elektro S1 dan Teknik Mesin S1 ITN Malang pernah mengikuti perkuliahan secara daring di Universitas Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved