Berita Malang Hari Ini

980 Siswa Baru SMK PGRI 3 Kota Malang Jalani Pra MPLS

Siswa baru SMK PGRI 3 Kota Malang menjalani masa pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di halaman sekolah, Jumat (5/7/2024)

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Pra MPLS bagi siswa baru di SMK PGRI 3 Kota Malang di sesi pagi, Jumat (5/7/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Siswa baru SMK PGRI 3 Kota Malang menjalani masa pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di halaman sekolah, Jumat (5/7/2024).

Kegiatan itu dibagi dalam dua sesi yaitu pagi dan siang. Total jumlah siswa baru yang diterima sebanyak 982 orang. Namun yang ikut pra MPLS sebanyak 980 orang.

Sebanyak dua orang belum gabung. MPLS akan diadakan mulai pekan depan. Salah satu siswa baru adalah Nova Claudia. Ia mengambil program keahlian Kimia Industri.

"Saya sudah diterima disini sejak Februari 2024 lalu. Sebelum lulus SMP," kata Nova, alumnus SMPN 1 Kasembon, Kabupaten Malang kepada SURYAMALANG.COM di sela kegiatan.

Dikatakannya, ayahnya menyarankan ia ke SMK. Karena sudah mantap sekolah di swasta, ia melewatkan seleksi masuk sekolah negeri. Lanjutnya, ada enam alumnus SMPN 1 Kasembon yang sekolah di SMK PGRI 3. Selain itu juga ada kakak kelasnya yang sekolah di PGRI 3. 

Terkait kegiatan pra MPLS tadi, ia menjelaskan jika pihak sekolah mengenalkan budaya di sekolah ini, seperti disiplin.

Sedangkan Hendra Yudinugraha, Ketua Panitia PPDB menjelaskan kegiatan pra MPLS itu untuk mengenalkan lebih awal budaya di SMK PGRI 3 Malang, terutama dalam hal kedisiplinan.

"Budaya kami adalah sukses itu perlu disiplin. Kegiatan pra MPLS itu penting karena siswa kami berasal dari seluruh Indonesia," ucapnya.

Jumlah siswa terbanyak dari Kabupaten Malang, Kota Malang dan disusul daerah lain di Indonesia. Termasuk dari Bali, Kalimantan, Sumatera dan lainnya. Sekolah sudah melakukan perekrutan siswa baru sejak November 2023 lalu dengan tiga jalur yaitu Paket Makmur (makin murah), Paket Hemat dan Paket Sat Ser.

"Dari Paket Makmur mendapat separuh pagu," jawabnya. Kuota terkecil di Paket Sat Set. Yang menarik di sekolah swasta ini adalah melarang siswanya membawa sepeda motor ke sekolah sejak kelas 10 sampai 12 plus tiga bulan.

Hal ini karena siswa belum memiliki SIM dan untuk keselamatan siswa akan risiko kecelakaan. Biaya masuk sekolah mulai Rp 3,5 sampai Rp 6 juta. Biaya itu digunakan untuk mendapatkan seragam lengkap jadi, tas, tab pembelajaran dan siswa tercover asuransi jiwa/kesehatan.

Ada 14 program keahlian di sekolah ini, seperti Animasi, DKV, Broadcast dan Perfilman dan lainnya. Paling banyak diminati yaitu TKR (Teknik Kendaraan Ringan) dan Pembangkit. 

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved