Berita Malang Hari Ini
Kronologi Pemuda di Gondanglegi Malang Meninggal Misterius, Adik Tak Tahu Selimuti Kakak: Mas Dingin
Kronologi pemuda di Gondanglegi Malang meninggal misterius, adik tak tahu lanjut tidur selimuti kakaknya: mas kok dingin.
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Di sisi lain, Atin juga memiliki keterbatasan penglihatan sehingga tidak memeriksa kondisi korban lebih lanjut.
Lalu menurut AKP Gandha Syah, anak kedua Atin atau adik korban menyadari bila tubuh kakaknya dingin namun belum sadar kalau S meninggal.
"Lalu pukul 05.30 WIB ini, anak kedua ibu korban yang masih kelas 2 atau 3 SD ini memegang masnya (kakaknya). Terus bilang ke ibunya 'mas kok dingin, tak selimuti ya.' Lalu mereka berdua ini tidur bareng," jelas Gandha.
Baca juga: UPDATE Penggerebekan Pabrik Narkoba di Kota Malang, 5 Tersangka Bakal Diboyong ke Jakarta
Singkat cerita, beber AKP Gandha Syah, menjelang pukul 12.00 WIB, tubuh S dibalik oleh ibunya yang semula dalam keadaan tengkurap.
Atin melakukan hal itu dengan maksud membangunkan korban.
Namun ketika dibalik, ternyata tubuh korban sudah dalam kondisi kaku.
Kemudian Atin meminta tolong kepada tetangga lalu melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
Tak berselang lama, pihak kepolisian tiba ke tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah terdapat luka lebam pada bagian wajah dan mata korban.
"Kami telah melakukan olah TKP, kita cek saat ini untuk jenazah posisi di RSSA karena terdapat luka di tubuh korban. Antara lain luka lebam di bagian wajah dan mata," terang AKP Gandha Syah.
Autopsi dilakukan guna mencari tahu penyebab kematian korban dan kapan waktu meninggalnya.
Rencananya, pihak dokter juga akan mengambil sampel lambung.
"Kami tidak bisa memastikan, kita lihat dulu hasilnya apakah sebab meninggalnya karena kekerasan atau sajam atau yang lain," tandas Gandha Syah.
Di sisi lain, dari hasil pendalaman, tidak ditemukan ada bekas darah di rumah korban dan tidak ditemukan adanya benda tajam.
Informasinya, ponsel milik korban-pun tidak ada di rumah.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.