Nasib Guru Honorer Dipecat Usai 13 Tahun Mengabdi Diganti Guru Baru, Kepsek Cuma Bisa Minta Maaf
Nasib guru honorer dipecat sepihak setelah 13 tahun mengabdi diganti guru baru, kepala sekolah cuma bisa minta maaf.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
"Pada posko pertama kami hitung 107 lalu kemudian poskonya kita buka lagi secara luas, per hari ini (19/7/2024) melaporkan sudah 100 jadi sudah ada sekitar 200," kata Kepala Bidang Advokasi P2G Iman Zanatul Haeri dalam siaran Obrolan News Room di YouTube Kompas.com, Jumat (19/7/2024).
Iman mengatakan, jumlah ini masih bisa terus bertambah mengingat guru honorer di Jakarta dan seluruh Indonesia sangat banyak.
Terlebih lagi kejadian ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga daerah lainnya juga mengalami hal yang sama.
"Hanya saja di Jakarta yang paling kejam," ujar Iman.
Menurut Iman, masalah cleansing guru honorer sangat kompleks karena tidak hanya berkaitan dengan masalah guru yang kehilangan lapangan kerja.
Akan tetapi juga akan berkaitan dengan dunia kondisi pembelajaran siswa karena ketika guru honorer diberhentikan.
Maka akan terjadi kekosongan atau sementara diajar oleh guru yang tidak sesuai dengan mata-pelajaran.
Hal itu, kata Iman, dikhawatirkan menyebabkan learning loss atau hilangnya kemampuan yang sebelumnya telah dimiliki siswa.
"Tapi yang dirugikan pasti anak Indonesia bukan cuman gurunya saja. Bukan masalah kehilangan pekerjaan saja, ini penyelenggaraan pendidikan, ini bisa macet," ucap Iman.
Oleh karena itu, Iman berharap Disdik DKI Jakarta bisa mengembalikan guru honorer yang terkena cleansing mengingat ada urgensi mencegah learning loss.
Iman menegaskan, jangan sampai kebijakan seperti ini mengorbankan siswa Indonesia yang saat ini perlu belajar.
"Jadi jangan sampai konflik kebijakan kesalahan orang-orang dewasa seperti kita itu mengorbankan anak-anak itu jangan seperti itu. Ini sangat tidak pro terhadap anak," pungkas Iman.
PREDIKSI Skor Persijap Jepara Vs Arema FC, Rekor Lama Singo Edan Tembus 8 Gol Lawan Penakluk Juara |
![]() |
---|
Viral Komisi Penyiaran Minta Media Tak Siarkan Demo Provokatif, Pemprov Bantah Pembatasan Jurnalisme |
![]() |
---|
Inilah 14 Desa di Kabupaten Aceh Tengah Terima Dana Desa 2025 Tertinggi hingga Rp1,2 Miliar |
![]() |
---|
Nasib Ahmad Sahroni Setelah Sebut 'Tolol' Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR Hartanya Rp328 M |
![]() |
---|
'Saya Sangat Sedih' Presiden Prabowo Minta Polisi Tanggung jawab Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.