Berita Viral

NASIB Pemilik Pabrik Mie Berformalin Sejak 34 Tahun di Kota Semarang, Terancam Ditutup?

Nasib pemilik pabrik mie berformalin di Semarang, Putut Anggoro sial. Pasalnya, BPOM Semarang melarang Putut lagi memproduksi mie untuk sementara.

Editor: iksan fauzi
ILUSTRASI TRIBUNJATENG.com
Ilustrasi pabrik mie berformalin di Kota Semarang dan mie ayam. BPOM Semarang menggerebek pabrik mie berformalin yang dijual kepada para pedagang mie ayam. 

Ketika datang di sana, polisi mendapati pekerja sedang mencampurkan mi kuning yang telah jadi ke dalam wadah berisi formalin dan boraks agar mie dapat lebih awet.

"Mi tersebut direndam ke dalam ember yang berisi boraks dan formalin. Ada 200 kilogram mi yang kami sita dari lokasi tersebut," kata Hadi, Jumat (19/4/2024).

Hadi menerangkan, hasil pemeriksaan diketahui bahwa home industri pembuatan mi kuning itu telah berjalan selama lima tahun terakhir.

Namun, tiga tahun belakangan mereka menggunakan formalin dan boraks agar mie tidak cepat basi.

"Sehari mereka bisa memproduksi sebanyak 5 sampai 6 ton mi. Semuanya dipasarkan ke kota Lubuklinggau," ujarnya.

Lokasi tempat pembuatan mi kuning kini telah dipasang garis polisi agar tak ada aktivitas apapun.

Sementara, Maryana selaku pemilik dibawa ke Polda Sumatera Selatan untuk menjalani pemeriksaan.

"Pemiliknya sekarang masih kami mintai keterangan,"jelas Hadi. (TribunJateng.com/Kompas.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved