Libur Nataru 2025

Wisata Lembah Tumpang Malang, Bisa Jadi Destinasi Wisata Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2025

Hari ini, tim SURYAMALANG.COM akan mengulas wisata Lembah Tumpang di Malang yang bisa menjadi destinasi wisata saat libur Natal dan Tahun Baru 2025. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Instagram
Wisata Lembah Tumpang Malang, Bisa Jadi Destinasi Wisata Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2025 

SURYAMALANG.COM - Hari ini, tim SURYAMALANG.COM akan mengulas wisata Lembah Tumpang di Malang yang bisa menjadi destinasi wisata saat libur Natal dan Tahun Baru 2025. 

Lembah Tumpang bisa menjadi pilihan keluarga yang ingin menghabiskan Libur Nataru 2025 di tempat dengan suasana Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Singosari yang asri.

Tak hanya kebun teh, destinasi wisata Malang terbaru ini memiliki beberapa kolam renang dan spot foto menarik bagi pengunjung.

Lembah Tumpang memiliki konsep kerajaan masa lalu, lengkap dengan replika arca dan candi. Lembah Tumpang terletak di Jalan Slamet Gg Gumuk Agung Slamet, Kecamatan Tumpang, Malang, Jawa Timur.

Lembah Tumpang merupakan tempat wisata dengan nuansa kerajaan dan budaya Jawa yang dikelilingi suasana alami. Taman disekitar kawasan tertata rapi, sehingga tampak seperti taman kerajaan.

Terlebih dengan, adanya replika candi dan arca di sejumlah tempat.

Harga Tiket Masuk Lembah Tumpang 2024
Harga Tiket Masuk Lembah Tumpang 2024 (Instagram)

Pengunjung dapat menikmati taman sana di kawasan ini sambil berjalan kaki.

Sedangkan, gazebo yang terdapat di kawasan ini dapat digunakan untuk bersantai.

Tempat ini dibangun dengan tetap mempertahankan hamparan alam yang sejuk, alami, dan asri.

Kawasan ini juga dihiasi tebing-tebing indah dengan aliran sumber air yang menyejukkan. Sehingga seolah-olah, pengunjung diajak untuk merasakan langsung keharmonisan budaya Jawa.

Wisata Lembah Tumpang

Lembah Tumpang Malang
Lembah Tumpang Malang (Instagram)

Lembah Tumpang mengajak pengunjung untuk menikmati suasana kerajaan Jawa jaman dahulu.

Lembah Tumpang mengambil suasana Kerajaan Majapahit dan Singosari. Kedua kerajaan ini dipilih karena kerajaan mampu menguasai hingga luar negeri.

"Dan itu membanggakan bagi kita semua. Nenek moyang kita sangat jaya. Kita menghargai dengan mengenang Kejayaan Majapahit dan Singosari. Kedua untuk pembelajaran anak sekolah. Ada patung-patung yang saya sendiri juga tidak hafal. Makanya Kementerian Pariwisata itu menamakan ini sebagai wisata edukasi. Karena, bagus sekali untuk pembelajaran sejarah," jelas Yogi Sugito, Pemilik Lembah Tumpang yang dikutip dari Kompas.com (07/12/2019).

Selain itu, pengunjung bebas mengambol foto di tempat ini.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved