Alur Praktik Jual Beli 66 Bayi di Yogyakarta Selama 14 Tahun Baru Tertangkap, Harga Mulai Rp 55 Juta
Alur praktik jual beli 66 bayi di Yogyakarta selama 14 tahun baru tertangkap, harga mulai Rp 55 juta, pelaku ngaku seorang bidan.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Kasus ini terbongkar setelah adanya laporan dugaan TPPO di satu rumah bersalin daerah Tegalrejo, Kota Yogyakarta.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Nugroho Arianto, dalam keterangannya menambahkan tersangka DM adalah pemilik dari rumah bersalin tersebut.
Sementara, JE merupakan pekerja atau pegawai dari rumah bersalin yang dikelola oleh tersangka DM.
Para tersangka meminta sejumlah uang kepada pasangan yang akan mengadopsi bayi dengan alasan sebagai biaya persalinan.
"Modusnya untuk biaya persalinan untuk bayi perempuan kisaran Rp55 juta hingga Rp 65 juta dan bayi laki-laki Rp 65 juta hingga Rp 85 juta," ungkap Nugroho.
Baca juga: Siswi SMA Tulungagung Melahirkan di WC Rumahnya, Bayi Meninggal Dunia Diduga Akibat Aksi Kekerasan
Berdasarkan dokumen serah terima di rumah bersalin tersebut diketahui bayi itu dijual kepada pihak di berbagai daerah.
"Dalam dan luar Kota Yogyakarta termasuk ke berbagai daerah seperti Papua, NTT, Bali, Surabaya dan lain-lain," terang Nugroho.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp
praktik jual beli bayi di Yogyakarta
jual beli bayi di Yogyakarta
jual beli bayi
Yogyakarta
Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
perdagangan orang
suryamalang
Sosok Affan Kurniawan Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Masih 21 Tahun, 7 Polisi Ditangkap |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Malang dan Kota Batu Hari Ini Jumat 29 Agustus 2025, Siap-siap Hujan Dingin 16°C |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Perhatian Erick Thohir pada Achmad Maulana, Siasat Tekuk Persijap |
![]() |
---|
NASIB Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank Dinonaktifkan UGM, Pernah Terjerat Kasus Ijazah Palsu |
![]() |
---|
LINK NONTON Drama Korea See You in My 19th Life Full Episode 1-12 Tamat Sub Indo, Baca Sinopsisnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.