Mutilasi Jasad Dalam Koper Ngawi

BAGIAN Kepala Korban Mutilasi Uswatun Khasanah Ditemukan di Trenggalek, Posisinya Dekat Jurug

Bagian kepala korban mutilasi Uswatun Khasanah ditemukan di Trenggalek, posisinya dekat jurug terduga pelaku sudah ditangkap.

|
ist/Tiktok
Korban (kanan) - Bagian kepala korban mutilasi Uswatun Khasanah ditemukan di Trenggalek, posisinya dekat jurug terduga pelaku sudah ditangkap. 

SURYAMALANG.COM, - Bagian kepala korban mutilasi Uswatun Khasanah ditemukan di Trenggalek, Jawa Timur setelah terduga pelaku berhasil ditangkap polisi.

Uswatun Khasanah, korban mutilasi yang jasadnya dimasukkan ke dalam koper merah itu memang kondisinya ditemukan tidak utuh. 

Ada beberapa potongan tubuh yang hilang termasuk kepala sehingga Polres Ngawi bersama Ditreskrimum Polda Jatim berusaha keras untuk mencari.

Potongan jasad Uswatun Khasanah (29) ditemukan di dalam koper merah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kamis (23/1/2025).

Baca juga: Tampang Pelaku Mutilasi Uswatun Khasanah Koper Merah Ngawi, Pria Muda Dua Kaki Terluka Rambut Cepak

Dari informasi yang berhasil dihimpun suryamalang.com, bagian kepala korban ditemukan di Jurug Bang Watulimo Trenggalek.

Jurug Bang adalah semacam air terjun kecil grojokan di tepi jalan utama Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Setelah ketemu, bagian kepala korban sudah diambil oleh Polres Tulungagung bersama Polda Jatim. 

Dari hasil autopsi, beberapa bagian tubuh korban yang tidak ada antara lain bagian kepala, kaki sebelah kiri terpotong sampai pangkal paha, dan kaki kanan terpotong sampai lutut.

Terbaru suryamalang.com mendapat informasi semua bagian badan korban sudah ditemukan.

Namun hanya bagian kepala saja yang diketahui secara rinci informasi lokasinya. 

Pelaku Ditangkap

Sebelumnya, terduga pelaku sudah berhasil ditangkap. 

Dari foto terduga pelaku yang diperoleh suryamalang.com, tampak tampang pelaku masih cukup muda, perawakan kurus dan berambut hitam cepak.

Saat ditangkap polisi, terduga pelaku mengenakan kaos merah lengan panjang dan celana pendek warna hitam. 

Baca juga: Tugas Berat Polisi Cari Potongan Tubuh Korban Mutilasi Uswatun Khasanah Koper Merah, Tepis Isu Hamil

Kondisi terduga pelaku cukup mengenaskan dengan tangan diikat ke belakang dan duduk di lantai.

Sedangkan pada kedua kakinya terlihat bekas luka yang sudah diperban diduga kena tembak pada bagian betis.

Identitas pelaku belum diketahui, namun yang pasti pria itu berasal dari Tulungagung.

Kemudian terduga pelaku juga punya rekam jejak makelar mobil bodong seperti mobil kreditan, mobil gadai dan lain-lain. 

Saat ini, pelaku sedang dibawa ke Polda untuk proses penyelidikan lebih lanjut. 

Cerita Penemu Koper

Kepala Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi Andik Bangga Satria Rama menjelaskan kronologi warganya menemukan koper merah pada Kamis (23/1/2025).

Awalnya ada warga yang melintas hendak membuang sampah.

Warga itu curiga melihat paket besar berwarna hitam.

“Merasa penasaran akhirnya coba didekati. Sempat dipegang kok berat jadi ragu ragu, akhirnya dibuka paket plastik itu,” ujar Andik.

Ketika paket dibuka ternyata berisi koper warna merah, namun saat diintip sedikit, ternyata di dalam koper ada berbagai benda.

“Ada selimut agak putih, sepatu wanita dan sekilas bentuk tubuh tapi tidak lama ditutup kembali. Warga lalu melaporkannya ke Pemerintah Desa diteruskan ke polisi,” ungkap Andik.

“Paketnya rapi. Kalau bukan orang paket atau kurir, tidak mungkin bisa dikemas sedemikian rupa,” imbuhnya.

Baca juga: Desakan Tangkap Pelaku Mutilasi Uswatun Khasanah Koper Merah di Ngawi, Beredar Rumor Perselingkuhan

Polsek Kendal yang sudah mendapatkan laporan, datang ke TKP melakukan identifikasi bersama Tim Inafis Polres Ngawi, untuk membuka koper seutuhnya.

Guna mengetahui secara pasti, polisi lantas membawa penemuan tersebut ke RSUD Dr Soeroto Ngawi, untuk dilaksanakan autopsi.

Curhat sebelum meninggal

Sebelum ditemukan tewas, Uswatun Khasanah pernah curhat melalui akun TikTok @uswatunkha62 sekira awal tahun 2024.

"Nanti kamu bakal merasakan berharganya seseorang, ketika kamu mencarinya tapi gak lagi menemukannya" tulis Uswatun Khasanah.

"Nanti kamu akan sadar udah kehilangan saat apa yang kamu genggam kemarin benar-benar pergi" imbuhnya. 

"Yang tulus gak akan kedua kali, walaupun kamu menemukan yang baru pasti gak akan sama yang dulu lagi," lanjutnya. 

Sedangkan Nur Khalim, ayah Uswatun Khasanah berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.

"Saya minta bantuan agar pelaku kejahatan (terhadap anak saya) itu bisa ditangkap. Biar diadili dan dihukum sesuai perbuatanya," kata Nur Khalim ditemui di pemakaman umum Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jumat (24/1/2025) malam.

Baca juga: SOSOK Pembunuh Uswatun Khasanah Korban Mutilasi Ngawi Diduga Ketahuan, Diburu Reserse se-Jatim

Nur Khalim mengatakan, Uswatun Khasanah merupakan anak sulung dari dua bersaudara serta sosok yang baik dan perhatian terhadap keluarga.

Meski tidak tinggal serumah, Uswatun Khasanah sering menjenguk Nur Khalim untuk sekedar memberi uang makan dan menyebut putrinya itu tidak punya musuh.

"Dia anak baik. Kalau pulang kerja ya ngasih makanan ke anaknya, ke saya, dan ke neneknya. Dia tinggal bersama neneknya, ibu saya," ujarnya.

(Reporter/David Yohanes)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved