Rabu, 20 Mei 2026

Opini

Sekolah Rakyat dan Keberlanjutan Afirmasi Pendidikan

Sekolah Rakyat adalah salah satu program afirmatif yang dirancang oleh negara untuk pendidikan kaum dhuafa.

Tayang:
Editor: iksan fauzi
Instagram Kemensos/Dok Pribadi
Ilustrasi Sekolah Rakyat 

Oleh: Alief Wikarta, PhD*

SURYAMALANG.COM - Sekolah Rakyat adalah salah satu program afirmatif yang dirancang oleh negara untuk pendidikan kaum dhuafa.

Kebijakan ini memberikan ruang bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem untuk memperoleh akses pendidikan berkualitas. 

Ini menunjukkan bahwa negara hadir secara sistematis untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Sekolah Rakyat diharapkan akan berhasil seperti program afirmatif sebelumnya di level Pendidikan Tinggi. 

Sejak diluncurkan, program seperti bidik misi ataupun Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah telah berhasil menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa tidak mampu. 

Mereka yang awalnya hampir mustahil melanjutkan ke pendidikan tinggi, kini bisa menjadi alumni yang membanggakan almamater.

Dalam semangat yang sama, Sekolah Rakyat harus menjadi pijakan awal dari afirmasi pendidikan yang berkelanjutan. 

Saat awal kebijakan efisiensi anggaran, sempat tersebut adanya isu pengurangan skema beasiswa KIP Kuliah.

Kemudian isu itu redup karena komitmen dari Menteri Pendidikan Tinggi untuk mempertahankannya.

Namun saat Menteri Pendidikan Tinggi berganti, isu ini kembali mencuat dengan kekhawatiran yang lebih luas.

Bahwa program KIP Kuliah ada potensi untuk dihapus.

Meskipun sudah ada sekian ribu mahasiswa yang telah lolos seleksi.

Kekhawatiran dihapuskannya KIP Kuliah penting untuk dicermati.

Jika benar terjadi, maka afirmasi pendidikan lewat program Sekolah Rakyat akan gagal sebelum programnya dimulai.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved