'Sangat Berbahaya' Dedi Mulyadi Pernah Lihat Tambang Gunung Kuda Cirebon, 14 Orang Tewas, Longsor

'Sangat berbahaya' Dedi Mulyadi pernah lihat langsung tambang Gunung Kuda Cirebon, 14 orang tewas akibat longsor, ini identitas korban.

|
Instagram @dedimulyadi71/@Dok BNPB
LONGSOR GUNUNG KUDA - Dokumentasi lama Dedi Mulyadi pada 7 Oktober 2021 (KIRI) sebelum menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat pernah melihat langsung tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon, Jawa Barat sebelum longsor terjadi pada Jumat (30/5/2025) sekira pukul 11.30 WIB. Evakuasi korban longsor tambang galian C Gunung Kuda Cirebon, 30 Mei 2025 (KANAN). 

"Terakhir, fase Debriefing adalah penyerahan jenazah yang telah diidentifikasi kepada keluarga," tambahnya.

Diketahui sebelumnya, jumlah korban yang berhasil ditemukan dalam peristiwa longsor tersebut sebanyak 18 orang, terdiri dari 14 orang meninggal dunia dan 4 orang lainnya mengalami luka-luka.

Hingga kini, pencarian korban masih berlangsung.

Sebelumnya Pernah Longsor

Lokasi penambangan galian C di kawasan Gunung Kuda ternyata sudah sempat longsor 11 tahun lalu seperti yang disampaikan oleh komandan tim rescue pos SAR Cirebon, Syarief.

"Yang kami tangani sudah kedua kalinya. Yang sebelumnya terjadi pada 2014," katanya mengutip YouTube Kompas TV.

Syarief juga menjelaskan bahwa lokasi tambang galian C tersebut adalah setinggi 200 meter.

"Perkiraan tingginya 200 meter-an lah," ujarnya singkat.

(Tribunnews.com/Tribunnews.com/Kompas.com)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved