Merawat Buah Khas Malang Nyaris Punah

CURHATAN Produsen Kripik Buah di Kota Malang, Cari Bahan Baku Salak ke Lumajang

Sulitnya mencari bahan baku salak dan apel, salah satu kendala yang dirasakan produsen kripik buah di Kota Malang hingga harus mencari di daerah lain.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: iksan fauzi
SURYAMALANG.COM/KUKUH KURNIAWAN
KRIPIK BUAH : Jajaran kripik buah merek SoKressH milik Effendi dipajang di etalase, Minggu (10/8/2025). Sebagai produsen kripik buah, Effendi mengaku kesulitan mencari bahan baku yang dapat memenuhi pasokan yang diminta sehingga harus mencari ke petani dari luar Malang Raya. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Sulitnya mencari bahan baku salak dan apel, menjadi kendala yang dirasakan para produsen kripik buah di Kota Malang.

Untuk mensiasati hal tersebut, produsen kini harus berpaling mencari ke wilayah luar Malang Raya.

Kendala tersebut dirasakan oleh produsen kripik buah merek SoKressH, Effendi.

Menurutnya, berjualan kripik buah tidak semudah seperti yang dibayangkan.

Menurut Effendi hal itu karena banyak faktor yang mempengaruhinya, karena buah bersifat musiman.

"Jadi produksinya enggak bisa ready setiap saat. Contohnya, musim seperti ini tidak mungkin produksi kripik nangka, sehingga beralih ke kripik semangka atau melon dan bulan depan baru produksi kripik nangka," ujar Effendi kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (10/8/2025).

Di tempat produksi yang juga sekaligus rumahnya di Jalan Polowijen Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Effendi menghasilkan berbagai jenis kripik buah, termasuk kripik apel dan salak.

Untuk bahan baku apel maupun salak, ia mengaku sulit mendapatkannya, sehingga harus mencari ke petani di luar Malang Raya.

Baca juga: Salak Suwaru Asli Malang Berasa Manis Daging Tebal Kini Ditinggalkan Petani

"Untuk salak Bali, saya ambil langsung dari petani di Bali dan bentuknya sudah kupasan. Kalau untuk salak pondoh, saya ambil dari petani di Pronojiwo dan Kalibening Kabupaten Lumajang,"

KRIPIK SALAK : Jajaran kripik salak merek SoKressH milik Effendi dipajang di etalase, Minggu (10/8/2025).
KRIPIK SALAK : Jajaran kripik salak merek SoKressH milik Effendi dipajang di etalase, Minggu (10/8/2025). (SURYAMALANG.COM/KUKUH KURNIAWAN)

Namun, untuk mendapatkan bahan baku buah apel, Effendi mendapatkannya dari petani di wilayah Kota Batu dan Gubukklakah Kabupaten Malang. 

Tetapi, Effendi tidak membeli dalam jumlah besar, karena bahan baku buah apel mulai sulit didapatkannya.

"Kalah bersaing juga dengan mereka di sana yang sama-sama produksi kripik apel," bebernya.

Diketahui, faktor tidak dapat memenuhi pasokan yang diminta menjadi kendala.

Sehingga, Effendi terpaksa mengambil bahan baku buah khususnya salak dari petani di luar wilayah Malang Raya.

Baca juga: 6 PENYEBAB Hasil Panen Apel Batu Turun Drastis, Tahun 2024 Hanya 140 Kwintal

"Sepertinya, belum ada petani di Malang yang mampu mencukupi pasokan. Dan ini tidak hanya berlaku untuk bahan baku salak saja, melainkan nangka juga saya ambil dari Lumajang dan Semarang," tambahnya.

KRIPIK APEL : Jajaran kripik apel merek SoKressH milik Effendi dipajang di etalase, Minggu (10/8/2025).
KRIPIK APEL : Jajaran kripik apel merek SoKressH milik Effendi dipajang di etalase, Minggu (10/8/2025). (SURYAMALANG.COM/KUKUH KURNIAWAN)
Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved