Madiun
Tinjau SPMB 2026 di Madiun dan Gresik, Khofifah Sebut Sistem Baru Bikin Wali Murid Bebas Antre
Khofifah memastikan sistem baru SPMB/PPDB SMA-SMK Negeri di Jatim tahun ini jauh lebih rapi, terukur, dan nyaman lewat sistem verifikasi berjadwal.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Sofyan Arif Candra Sakti/Willy Abraham
Ringkasan Berita:
- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan SPMB 2026.
- Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, SPMB kali ini memiliki waktu pelaksanaan yang lebih panjang—hampir dua pekan mulai 29 Mei hingga 9 Juni 2026—serta menerapkan sistem verifikasi berbasis jadwal.
- Melalui sistem ini, pendaftar yang telah menyelesaikan tahapan online akan langsung mendapatkan kepastian tanggal dan jam verifikasi dokumen fisik (hardcopy) di sekolah tujuan, sehingga mencegah penumpukan massa.
SURYAMALANG.COM, MADIUN - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tingkat SMA/SMK Negeri di Jawa Timur resmi bergulir dengan wajah baru yang lebih tertata.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung kesiapan di Kota Madiun dan Kabupaten Gresik, dan menyoroti perpanjangan durasi pelaksanaan SPMB.
Selain itu, Khofifah juga menggarisbawahi penggabungan jalur zonasi dengan nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) demi menjamin kepastian serta transparansi layanan.
SPMB SMA/SMK di Kota Madiun
Khofifah meninjau langsung pelaksanaan SPMB atau PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) pada Jumat (5/6/2026) di dua lokasi, yaitu SMKN 1 Madiun yang berada di Jalan Thamrin, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, dan SMAN 4 Madiun di Jalan Serayu, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun.
Tahun ini, SPMB di Jawa Timur menerapkan sistem verifikasi berbasis jadwal yang terukur.
Melalui sistem baru tersebut, calon peserta didik tidak perlu lagi mengantre berlama-lama. Hal ini karena mereka telah mendapatkan kepastian waktu verifikasi sejak proses pendaftaran secara online.
Menurut Khofifah, pengaturan kuota dan jadwal verifikasi menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya penumpukan pendaftar di sekolah.
Baca juga: DPRD Kabupaten Malang Peringatkan Sekolah Tidak Terima Titipan Anak Pejabat saat SPMB
"Proses SPMB semuanya terukur dengan pembatasan tertentu setiap harinya. Harapannya tidak ada penumpukan siswa, tidak ada model menunggu sampai berlama-lama. Karena pada dasarnya secara online mereka sudah terkonfirmasi, mereka bisa mengikuti proses verifikasi jam berapa sampai jam berapa, di tanggal berapa," ujar Khofifah, Jumat (5/6/2026).
Dengan sistem tersebut, setiap pendaftar yang telah menyelesaikan tahapan online akan langsung memperoleh informasi mengenai tanggal dan jam verifikasi dokumen di sekolah tujuan.
Sistem ini diharapkan mampu membuat proses penerimaan murid baru menjadi lebih tertib sekaligus nyaman, baik bagi calon peserta didik maupun orang tua mereka.
Siasat 10 Operator di Tiap Sekolah
Berdasarkan pantauan Khofifah di lapangan, suasana layanan SPMB di Kota Madiun terbukti berjalan kondusif.
Fasilitas pendukung yang disediakan oleh pihak sekolah juga dinilai sangat memadai untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada masyarakat yang datang.
"Itulah ketika kita memantau SPMB, kita bisa melihat suasana yang Insya'Allah semua convenient (nyaman)" katanya.
"Ruang-ruang SPMB rata-rata ber-AC, sehingga kita bisa memastikan layanan ini makin hari bisa makin baik dan makin memberikan kepastian bahwa mereka yang akan mendaftar di sekolah-sekolah yang mereka tuju semuanya bisa terlayani dengan baik," beber Khofifah.
Baca juga: SPMB 2026 di Kota Malang Segera Dibuka, Catat Tanggal Penting dan Alur Pendaftarannya
| Kabel Listrik Putus Tewaskan Pelajar SMK di Jalan Madiun-Surabaya, Dipicu Muatan Tinggi Truk Tebu |
|
|---|
| Tugas Terakhir Suami di Tanah Suci: Jemaah Madiun Meninggal Usai Tunaikan Haji Dua Kali Demi Istri |
|
|---|
| Setelah Rumah Kadiskominfo, KPK Geledah Kantor Rekanan Pemkot Madiun: Bawa 2 Koper di Tengah Hujan |
|
|---|
| Pengakuan Kadis Kominfo Kota Madiun, Rumahnya Digeledah KPK dan 'Dikunci' Penyidik: Dilarang Cerita |
|
|---|
| Stasiun Madiun Paling Padat Penumpang saat Arus Libur Natal dan Tahun Baru PT KAI Daop 7 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Tinjau-SPMB-2026-di-Madiun-dan-Gresik-Khofifah-Sebut-Sistem-Baru-Bikin-Wali-Murid-Bebas-Antre.jpg)