Kota Malang
LPS dan OJK Rangkul Komunitas Malang, Edukasi Keuangan hingga Cara Hindari Penipuan
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang terus menggalakkan edukasi literasi keuangan di Malang.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Frida Anjani
Farid mengungkapkan, sepanjang 2025, sekitar 21 persen pengaduan yang masuk ke OJK berkaitan dengan penipuan.
Angka tersebut diperkirakan lebih besar jika memperhitungkan kasus yang tidak dilaporkan.
Ia pun mengingatkan sejumlah modus yang kerap digunakan pelaku, seperti penyebaran link mencurigakan hingga penyamaran sebagai instansi resmi.
"Jalau dapat link dari sumber yang tidak dikenal, jangan diklik. Termasuk jika ada yang mengaku dari pajak, bank, atau OJK, pastikan dulu kebenarannya," jelasnya.
Farid juga mengimbau masyarakat yang menjadi korban untuk segera melapor melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) agar peluang pemblokiran transaksi bisa dilakukan lebih cepat.
Menurutnya, pelaku penipuan kini semakin canggih dengan membuat tampilan situs atau aplikasi yang sangat mirip dengan aslinya, sehingga sulit dibedakan oleh masyarakat.
Ikuti saluran SURYAMALANG di >>>>> News.google.com
| Aston Hotel Hadir di Malang, Tersedia Kamar Penthouse dan Kuliner Timur Tengah, Sambut Piala Dunia |
|
|---|
| Terganjal Masalah IPAL, Sejumlah SPPG di Kota Malang Berhenti Sementara |
|
|---|
| Terkait Pengelolaan Velodrome, Pemkot Malang Segera Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jatim |
|
|---|
| Terminal Arjosari Kota Malang Dinilai Cocok sebagai Koridor Baru Bus Trans Jatim |
|
|---|
| Rupiah Tembus Rp 18000 per Dolar AS, Guru Besar UM Ungkap Penyebab hingga Dampaknya bagi Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/LPS-dan-OJK-Rangkul-Komunitas-Malang-Edukasi-Keuangan-hingga-Cara-Hindari-Penipuan.jpg)