Jumat, 24 April 2026

Kota Malang

Harga Daging Sapi di Malang Tembus Rp 131 Ribu, Pedagang Prediksi Naik Lagi Jelang Idul Fitri

Pertengahan Ramadan, harga daging sapi di Malang mulai merangkak naik! Di kawasan Klojen, para pembeli sudah mulai memadati toko daging.

Penulis: Purwanto | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM/Purwanto
HARGA DAGING NAIK - Warga membeli daging di Toko Daging H Latifah, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (2/3/2026). Warga mulai membeli daging untuk kebutuhan lebaran Idul Fitri 2026 mendatang. 

Ringkasan Berita:
  • Geliat belanja daging sapi di pasar tradisional Malang mulai menunjukkan peningkatan sejak Senin pagi. 
  • Meski harga kualitas super dibanderol Rp 131.000, pedagang juga menyediakan opsi daging lain dengan kisaran harga Rp 90.000 hingga Rp 120.000 per kilogram. 
  • Lonjakan pembeli didominasi oleh warga yang ingin menyetok daging lebih awal untuk menu rendang dan rawon guna menghindari kenaikan harga yang diprediksi akan melonjak Rp 5.000 hingga Rp 10.000 mendekati hari Lebaran.

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Memasuki pertengahan bulan Ramadhan, kondisi penjualan daging sapi mulai merangkak naik.

Hal itu terlihat di Toko Daging H Latifah, Klojen, Kota Malang yang sejak pagi dipadati pembeli.

Berdasarkan pengamatan SURYAMALANG.COM pada Senin (2/3/2026), para pembeli yang didominasi ibu-ibu tersebut banyak yang membeli daging untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran Idul Fitri mendatang.

Tanti, seorang warga Kota Malang, mengaku sengaja membeli daging lebih awal untuk kebutuhan Lebaran. Ia berencana mengolah daging tersebut menjadi rendang dan rawon.

Baca juga: Panduan THR Lebaran 2026 dari SPSI Jatim: Aturan Main Bagi Perusahaan Untung Hingga yang Sulit

"Iya beli sekarang, ini dagingnya untuk makanan lebaran. Daging sapi buat rawon dan membikin rendang," terang Tanti.

Tanti menambahkan, jika stok yang dibelinya saat ini masih kurang, ia akan kembali berbelanja mendekati hari raya.

"Ya kita lihat nanti, ini beli 3 kilogram, kalau kurang, nanti mepet-mepet lebaran beli lagi," katanya.

Tradisi Memasak untuk Hidangan Keluarga

Berbeda dengan Tanti, pembeli lain bernama Atika membeli daging karena dalam waktu dekat akan mengadakan acara di rumahnya.

"Kalau ini beli daging sekarang, karena kebetulan akan ada acara di rumah," ungkap Atika yang saat itu ditemani anaknya.

Meski begitu, Atika memastikan akan kembali membeli daging untuk sajian Idul Fitri nanti.

Baca juga: Rincian Harga Bahan Pokok di Pasar Murah Jatim Hari Ini: Ada Beras Gratis hingga Telur Rp22 Ribu

"Nanti pasti beli lagi, jelang lebaran nanti beli. Buat makanan kayak rawon, bakso dan semur biasanya," tuturnya.

Bagi Atika, memasak sendiri untuk para saudara yang berkunjung sudah menjadi tradisi tahunan.

"Iya memang tradisi sih, masak sendiri untuk hidangan lebaran. Ya nanti mendekati lebaran kita beli daging lagi," tambahnya.

Kondisi Harga dan Prediksi Kenaikan Menjelang Lebaran

Sementara itu, pemilik Toko Daging H Latifah menjelaskan meski mulai ramai, tren konsumsi masyarakat secara umum sedang mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kalau sejak awal Ramadan masih stabil mas, ya baru-baru ini mulai ramai. Kalau dibanding tahun lalu, masih ramai tahun kemarin," terang Latifah kepada SURYAMALANG.COM.

Baca juga: Daftar Harga BBM Pertamina per-1 Maret 2026 Naik: Pertamax di Jawa-Bali Tembus Rp12.300

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved