Breaking News
Senin, 20 April 2026

Kota Malang

Warga Malang Cek! Jasa Penukaran Uang Baru di Pinggir Jalan Mulai Diserbu, Tarif 10 Persen

Jasa penukaran uang baru di Kota Malang mulai menjamur pada Ramadhan 2026. Pelapak mentarif biaya jasa 10 persen.

Penulis: Purwanto | Editor: Frida Anjani
SURYAMALANG.COM/PURWANTO
UANG BARU - Penjual jasa penukaran uang baru menawarkan uang pecahan baru di kawasan Alun-alun Merdeka, Kota Malang, Minggu (8/3/2026). Penjual jasa penukaran uang baru musiman yang berjualan setiap menjelang Lebaran dan menyediakan berbagai uang pecahan baru mulai dari Rp1.000 hingga Rp20.000 itu memungut biaya tambahan 10 persen dari jumlah uang yang ditukarkan. 

Ringkasan Berita:
  • Jasa penukaran uang baru di Kota Malang mulai menjamur pada Ramadhan 2026. 
  • Pelapak di sekitar Alun-Alun Merdeka menawarkan pecahan uang kecil dengan biaya jasa 10 persen. 

 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Warga Malang kini ramai mendatangi lapak penukaran uang baru di pinggir jalan menjelang Lebaran 2026.

Penyedia jasa menyiapkan stok hingga puluhan juta rupiah untuk memenuhi permintaan masyarakat. 

Tarif jasa penukaran ditetapkan sebesar 10 persen dari nominal yang ditukar.

Pecahan uang baru ini nantinya dibagikan saat Idul Fitri sebagai tradisi tahunan. 

Penjual Jasa Tukar Uang Baru di Malang

Memasuki pertengahan Ramadan 2026, kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang mulai dipadati penyedia jasa penukaran uang pecahan baru. 

Para pelapak uang baru ini mulai menjamur untuk melayani kebutuhan warga menyambut Lebaran Idul Fitri 2026.

Tiap harinya bahkan ada yang menyetok pecahan uang baru hingga Rp 60 juta. 

Dari pantauan SURYAMALANG.COM, Minggu (8/3/2026) pecahan uang baru yang dijajakan yakni mulai dari Rp 1000 ribu hingga Rp 20 ribu. 

Salah satu penyedia jasa pecahan uang baru yakni Faruq mengaku sudah menggelar lapaknya sejak hari pertama puasa.

"Tiap tahun jualan di sini (Alun-alun Merdeka). Mulai hari pertama puasa sudah mulai buka," ujar Faruq. 

Terkait biaya jasa, Faruq mematok tarif sebesar 10 persen dari total uang yang ditukarkan. 

Artinya, untuk setiap penukaran Rp 100 ribu, warga dikenakan biaya jasa Rp 10 ribu.

"Kalau tukar Rp 1 juta, jasanya Rp 100 ribu. Tarifnya 10 persen," jelasnya.

Faruq merasakan adanya perbedaan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved