Minggu, 19 April 2026

Kota Malang

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Kota Malang, Akses Jalur Keluar Masuk ke Kota Jadi Perhatian

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Kota Malang, Akses Jalur Keluar Masuk ke Kota Jadi Perhatian

SURYAMALANG.COM/Purwanto
LALU LINTAS - Sejumlah kendaraan saat melintas keluar dari pintu Tol Malang yang berada di daerah Madyopuro, Kota Malang, Selasa (10/3/2026). Selama periode arus mudik Lebaran, Polisi melakukan pemantauan di jalur keluar masuk kota guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. 

Ringkasan Berita:
  • Polresta Malang Kota menyoroti akses keluar masuk kendaraan menuju Kota Malang saat libur panjang mendekati Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H
  • Ada empat titik utama jalur keluar masuk kendaraan menunju Kota Malang yang menjadi perhatian serius dari kepolisian
  • Dari sisi utara, berada di jalur Karanglo, sisi timur di pintu Tol Madyopuro, sisi Barat di Landungsari dan sisi selatan ada di daerah Kacuk

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Akses keluar masuk kendaraan menuju Kota Malang menjadi perhatian Polresta Malang Kota pada momen libur panjang mendekati Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Ada empat titik utama jalur keluar masuk kendaraan menunju Kota Malang yang menjadi perhatian serius dari kepolisian.

Dari sisi utara, berada di jalur Karanglo, sisi timur di pintu Tol Madyopuro, sisi Barat di Landungsari dan sisi selatan ada di daerah Kacuk.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menyampaikan, bahwa kesiapan akan berfokus pada libur panjang hari raya.

Mengingat Malang Raya merupakan daerah wisata, maka diprediksi akan banyak sirkulasi kendaraan yang akan masuk menuju Kota Malang.

Baca juga: Berapa Besaran Zakat Fitrah di Jawa Timur pada Ramadan 2026? Termasuk Kota dan Kabupaten Malang

"Seperti penekanan yang disampaikan oleh Kapolri, Gubernur Jawa Timur, Wali Kota Malang dan Kapolda Jatim, Malang Raya ini adalah wisata dan belanja."

"Artinya seluruh kesiapan kami akan berfokus pada masa libur hari raya," ucap Putu kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (12/3/2026).

Ia mengatakan, setiap kendaraan yang masuk dan keluar dari titik-titik tersebut akan dipantau setiap jamnya.

Hal ini dilakukan, agar nantinya bisa dipelajari sebelumnya nantinya melakukan skema rekayasa lalu lintas.

Utamanya, untuk melihat titik-titik kepadatan arus lalu lintas di sejumlah kawasan yang menjadi akses pintu masuk menuju ke Kota Malang.

Baca juga: Polres Tulungagung Tangkap Penyuntik Gas 3 Kg ke Tabung 12 Kg, Memicu Kelangkaan LPG Bersubsidi

Polisi ingin memastikan kelancaran arus lalu lintas dan meminimalisir adanya penumpukan kendaraan di jalur-jalur yang menjadi pintu masuk dan keluar Kota Malang.

"Seperti di pintu Tol Madyopuro, nanti lonjakan kendaraan berapa kendaraan akan kami pelajari jam per jam untuk menangani baik di jalur dari Kabupaten Malang maupun di jalur Karanglo, Landungsari menuju Pendem, Termasuk yang dari selatan dari Blitar menuju Sukun," ungkapnya.

Polisi juga telah menyiapkan sejumlah skema penanganan, apabila nanti terjadi penumpukan kendaraan di sejumlah jalur.

Utamanya pada jalur-jalur yang dinilai rawan seperti di pintu Tol Karanglo, maupun pintu Tol Madyopuro.

Yakni dengan melakukan penutupan jalan atau menerapkan skema satu jalur (one way).

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved