Kota Malang
Kader Partai NasDem Malang Raya Tuntut Permintaan Maaf dari Majalah Tempo
Partai NasDem menyatakan sikap terkait pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai menyudutkan marwah partai dan Ketua Umum Surya Paloh
Penulis: Purwanto | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Kader dan pengurus DPD Partai NasDem se-Malang Raya menyatakan sikap terkait pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai menyudutkan marwah partai dan Ketua Umum, Surya Paloh
- Aksi ini dipicu oleh karikatur dan informasi yang menyebut adanya isu akuisisi atau penjualan partai yang termuat di Majalah Tempo
- Mereka berkumpul, memberikan orasi, serta melakukan aksi tanda tangan pernyataan sikap di kantor DPD Partai NasDem Kota Malang, Rabu (14/4/2026) siang
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Puluhan kader dan pengurus DPD Partai NasDem (Nasional Demokrat) se-Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang) menyatakan sikap terkait pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai menyudutkan marwah partai dan Ketua Umum, Surya Paloh.
Mereka berkumpul, memberikan orasi, serta melakukan aksi tanda tangan pernyataan sikap di kantor DPD Partai NasDem Kota Malang, Rabu (14/4/2026) siang.
Selain itu, para kader partai juga membawa sejumlah poster terkait Majalah Tempo.
Aksi ini dipicu oleh karikatur dan informasi yang menyebut adanya isu akuisisi atau penjualan partai yang termuat di Majalah Tempo beberapa waktu lalu.
Ketua DPD NasDem Kota Malang, Suyadi menegaskan, bahwa ada tiga tuntutan dari kader partai di Malang Raya yang ditujukan kepada Tempo.
"Kami menuntut Majalah Tempo untuk meminta maaf secara terbuka, yang kedua klarifikasi resmi pemberitaan yang tidak akurat dan proposional," tegas Suyadi.
"Dan yang ketiga yakni komitmen menjaga etika dan akurasi dalam produk jurnalistik," tambahnya.
Baca juga: Pemkot Malang Serius Perbaiki Jalan Pasar Gadang, Pedagang Diminta Pindah Paling Lambat 25 April
Suyadi menyoroti cover Majalah Tempo yang dinilai melanggar etika jurnalistik dan menyinggung marwah Ketua Umum Nasdem.
"Penggunaan karikatur Ketua Umum Surya Paloh dalam pemberitaan tersebut itu melanggar etika jurnalistik dan menyinggung marwah Ketua Umum," katanya.
"Kalau teman-teman Malang Raya sepakat bahwa kita tidak ingin Ketum kami, partai kami bahasa ekstremnya diinjak-injak marwahnya oleh majalah Tempo yang sebenarnya, Tempo kan bukan majalah ecek-ecek, tapi bisa membuat berita seperti itu. Ya ini yang kita sesalkan," tambahnya.
Ditanya terkait adanya sejumlah anggota Partai NasDem yang berpindah ke partai lain, Suyadi bilang bahwa ada anggotanya yang keluar partai.
Suyadi menyebut jika anggota yang jelas keluar adalah mantan Ketua DPD NasDem Kota Malang periode lalu yakni Abdul Hanan Jalil.
"Kalau itu ada sih kita detail tidak tahu persis tapi yang pasti ada satu."
"Mungkin info yang berseliweran yang jelas kelihatan kan mantan ketua Nasdem kemarin," kata Suyadi.
"Ikut ke Partai Gerindra infonya, Ada lagi caleg yang sudah bergeser. Ya buat kami, setiap warga negara berhak untuk ikut kontestasi ke depan. Mau lewat mana ya tentunya lewat partai," tambahnya.
| DPRD Tekankan Penegakan Perda untuk Kejar Target Ruang Terbuka Hijau Kota Malang |
|
|---|
| Pemkot Malang Serius Perbaiki Jalan Pasar Gadang, Pedagang Diminta Pindah Paling Lambat 25 April |
|
|---|
| Pernikahan Sesama Wanita di Malang, Intan Kembali Laporkan Rey Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Pemkot Malang Ajukan Empat Ranperda Strategis, Fokus pada Narkotika hingga Lalu Lintas |
|
|---|
| Pemkot Malang Bakal Bangun Jalan Kembar di Kawasan Pasar Gadang Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Partai-NasDem-se-Malang-Raya-Majalah-Tempo-yang-dinilai-menyudutkan-marwah-partai.jpg)