Kamis, 23 April 2026

Joki UTBK Malang

Dugaan Joki Muncul di UTBK UM 2026 Modus Tukar Identitas, Pengawasan dan Verifikasi Diperketat

Panitia SNPMB mengungkap adanya modus kecurangan perjokian dengan cara tukar identitas, termasuk di Universitas Negeri Malang (UM).

|
SURYAMALANG.COM/Purwanto
DUGAAN JOKI UTBK - Banner Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 di Universitas Negeri Malang (UM). Direktur Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) Prof. Evi Eliyanah menjelaskan terkait dugaan adanya joki dalam pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di UM pada Rabu (22/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pelaksanaan UTBK 2026 di Universitas Negeri Malang (UM) diwarnai indikasi dugaan praktik perjokian dengan modus pertukaran identitas peserta. 
  • Kasus ini mencuat setelah panitia pusat SNPMB 2026 mendeteksi modus serupa di beberapa kampus besar di Jawa Timur, termasuk Unesa, Unair, dan UPN Veteran Jatim. 
  • Direktur Pendidikan UM, Prof. Evi Eliyanah, menyatakan pihaknya tengah melakukan pendalaman dan penelusuran lebih lanjut terkait temuan ini.

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 di Universitas Negeri Malang (UM) diwarnai adanya indikasi dugaan penggunaan joki oleh peserta. 

Hal ini mencuat, setelah Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 atau panitia pusat mengungkap berbagai modus kecurangan, dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di sejumlah pusat ujian.

Salah satunya ialah praktik perjokian dengan cara bertukar identitas.

Baca juga: UTBK SNBT 2026 di Universitas Negeri Malang, Panitia Siapkan Baju Khusus Antisipasi Kecurangan

Modus ini terdeteksi di sejumlah pusat UTBK, seperti di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Airlangga (UNAIR), UPN Veteran Jawa Timur, hingga Universitas Negeri Malang (UM).

Pihak UM pun kini sedang melakukan pendalaman terkait kabar yang beredar tersebut.

Respons Cepat UM Terkait Kabar Perjokian

Direktur Pendidikan UM, Prof. Evi Eliyanah, mengungkapkan bahwa informasi terkait dugaan joki sudah diterima. 

Saat ini, pihak kampus tidak tinggal diam dan langsung melakukan penelusuran untuk memastikan validitas temuan tersebut.

"Kami akan dalami informasi dari kasus tersebut yang kemudian kita laporkan ke panitia pusat SNPMB, sebab yang berwenang mengambil keputusan adalah panitia pusat itu," ucapnya Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Hari Pertama UTBK SNBT 2026 di UB Malang: 40 Peserta Absen Langsung Dinyatakan Gugur

Indikasi ini muncul di tengah komitmen UM untuk menjaga pelaksanaan UTBK tetap bersih dan berintegritas. 

Prof. Evi menegaskan, praktik joki merupakan pelanggaran serius karena merusak prinsip keadilan dalam seleksi nasional tersebut.

Menurutnya, UTBK harus menjadi ajang seleksi yang objektif dan transparan. 

Oleh sebab itu, segala bentuk kecurangan, termasuk penggunaan joki, tidak bisa ditoleransi.

Perketat Verifikasi dan Pengawasan

Sebagai langkah antisipasi, UM mengaku telah memperketat sistem pengawasan selama ujian berlangsung. 

Pemeriksaan identitas peserta dilakukan secara ketat, disertai pengawasan langsung di setiap ruang ujian.

"Penguatan pengawasan ini menjadi bagian dari upaya mendeteksi sejak dini adanya potensi kecurangan, termasuk indikasi ketidaksesuaian identitas peserta dengan data yang terdaftar," ujar Evi. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved