Tips Jual Hewan Kurban
Dosen UB Malang Berbagi Tips Cara Mengolah dan Menyimpan Daging Kurban Agar Empuk
Dosen Universitas Brawijaya (UB) Malang, Lola Ayu Istifiani S Gz MS, membagikan tips cara mengolah daging kurban dengan baik
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Selain tekstur yang alot, bau prengus pada daging kambing juga sering menjadi keluhan masyarakat.
Untuk mengatasinya, Lola menyarankan daging direndam atau direbus bersama rempah-rempah sebelum diolah.
Beberapa bahan yang bisa digunakan antara lain jahe, kunyit, cengkeh, kayu manis, kapulaga, merica hitam, hingga herbal mix.
Tak hanya itu, masyarakat juga bisa menggunakan daun pepaya atau nanas untuk membantu mengempukkan daging sebelum dibakar.
Cara tersebut bisa dilakukan untuk mengolah daging kurban tersebut menjadi sate.
“Rempah-rempah itu bisa membantu mengurangi bau khas kambing."
"Teknik seperti masakan India atau nasi kebuli sebenarnya bagus karena mengandalkan rempah kuat, bukan santan berlebihan," jelasnya.
Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah memasak daging dengan api terlalu besar atau terlalu lama.
Menurut Lola, hal itu bukan hanya membuat daging semakin keras, tetapi juga dapat menurunkan kualitas protein di dalamnya, sehingga gizi menjadi berkurang.
Idealnya, daging harus berada di suhu sekitar 70 derajat Celcius.
"Kalau api terlalu besar, daging cepat keras. Suhu internal daging idealnya sekitar 70 derajat Celsius, jangan terlalu berlebihan."
"Untuk masakan seperti sop, gulai, atau tongseng, satu sampai dua jam biasanya sudah cukup," ujarnya.
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet
Selain pengolahan, penyimpanan daging kurban juga harus diperhatikan karena daging termasuk bahan pangan basah yang mudah ditumbuhi bakteri.
Lola menjelaskan, daging di suhu ruang hanya aman disimpan maksimal dua jam.
Jika ingin digunakan dalam beberapa hari, daging bisa disimpan di chiller kulkas bersuhu sekitar empat derajat Celsius hingga empat hari.
Lola Ayu Istifiani
Universitas Brawijaya (UB)
Kota Malang
daging kurban
SURYAMALANG.COM
eksklusif
multiangle
meaningful
SaksiKata
| Stok Hewan Kurban di Kabupaten Malang Mencapai 100 Ribu Ekor |
|
|---|
| Ekonomi Lesu, Penjualan Kambing Kurban di Kepanjen Malang Turun 70 Persen Dibanding Tahun Lalu |
|
|---|
| Cek Kesehatan Hewan Kurban di Lapak dan Peternakan Kota Batu, Ini Kasus yang Paling Banyak Ditemukan |
|
|---|
| Harga Plastik Mahal, Pemkot Batu Imbau Warga Gunakan Daun Pisang dan Besek Bambu untuk Daging Kurban |
|
|---|
| Ekonomi Lesu, Konsumen di Kota Malang Tahan Pengeluaran untuk Beli Hewan Kurban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Dosen-Universitas-Brawijaya-UB-Malang-Lola-Ayu-Istifiani-S-Gz-MS.jpg)