Kota Malang
Atlet Sepeda Berharap Velodrome Kota Malang Segera Direvitalisasi
Anantha mengaku telah menggunakan Velodrome Sawojajar sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Penataan Velodrome, Sawojajar, Kota Malang mendapat dukungan dari para atlet
- Atlet berharap velodrome dapat terus dipertahankan dan dirawat lebih baik karena memiliki peran penting dalam pembinaan atlet
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG – Wacana penataan dan penyelamatan Velodrome, Sawojajar, Kota Malang mendapat dukungan dari para atlet yang selama ini memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berlatih.
Salah satunya disampaikan atlet sepeda yang juga content creator asal Kota Malang, Anantha Djawa, yang berharap velodrome dapat terus dipertahankan dan dirawat lebih baik karena memiliki peran penting dalam pembinaan atlet.
Anantha mengaku telah menggunakan Velodrome Sawojajar sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Ia mulai berlatih di kawasan tersebut sekitar tahun 2012 dan menyaksikan langsung perkembangan maupun kondisi fasilitas olahraga itu selama lebih dari satu dekade.
"Saya menggunakan Velodrome sejak kecil, sejak SD. Mungkin mulai tahun 2012. Sampai sekarang masih sering berlatih di sana," kata Anantha kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (2/6/2026).
Menurut dia, kondisi Velodrome Sawojajar saat ini tidak jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
Bahkan, sejumlah bagian fasilitas olahraga tersebut pernah mengalami kerusakan dan kurang perawatan.
Ia mengingat saat masih duduk di bangku SMP sekitar tahun 2015, kondisi velodrome sempat memprihatinkan karena sejumlah area tidak terawat dengan baik.
Namun, aktivitas latihan tetap berlangsung karena para atlet dan orang tua berupaya menjaga fasilitas yang ada.
Baca juga: Status Aset Velodrome Kota Malang Ternyata Milik Pemprov Jatim
"Kalau soal kondisi, jujur hampir sama seperti dulu. Bahkan tahun 2015 juga pernah tidak terawat. Tapi kegiatan latihan tetap berjalan," ujarnya.
Anantha menjelaskan kawasan velodrome tidak hanya digunakan atlet balap sepeda.
Di lokasi tersebut terdapat beberapa lintasan yang dimanfaatkan berbagai cabang olahraga, termasuk sepatu roda dan BMX.
"Di dalam ada lintasan untuk sepeda dan sepatu roda, sedangkan di bagian luar digunakan untuk BMX. Jadi banyak cabang olahraga yang memanfaatkan tempat itu," katanya.
Ketika kondisi lintasan luar mengalami kerusakan, kata dia, para orang tua atlet yang tergabung dalam akademi olahraga bahkan melakukan iuran secara mandiri untuk memperbaiki sebagian fasilitas agar tetap layak digunakan.
"Orang tua atlet sampai iuran untuk memperbaiki lintasan luar karena memang digunakan setiap hari untuk latihan," ujarnya.
| Status Aset Velodrome Kota Malang Ternyata Milik Pemprov Jatim |
|
|---|
| Status Aset Velodrome Masih Ditelusuri, BKAD Kota Malang Tunggu Kepastian dari Pemprov Jatim |
|
|---|
| Kuota SD-SMP Negeri Kota Malang Tak Sebanding dengan Jumlah Lulusan, Disdikbud Sarankan ke Swasta |
|
|---|
| Status Aset Belum Jelas, DPRD Kota Malang Dorong Penyelamatan Velodrome Sawojajar |
|
|---|
| Wali Murid di Kota Malang Dilema Masukkan Anak Usia 6 Tahun ke SD, Begini Penjelasan Resmi Disdikbud |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Para-pesepeda-beristirahat-di-trek-Velodrome-Sawojajar-Kota-Malang-Pemkot-Malang.jpg)