Kabar Jombang

Putra Kiai Ternama di Jombang Diduga Menodai Santriwati Asal Jateng, Kasus Diserahkan ke Polda Jatim

Putra Kiai Ternama di Jombang Diduga Menodai Santriwati Asal Jateng, Kasus Diserahkan ke Polda Jatim

Penulis: Sutono | Editor: eko darmoko
IST
Pengasuh Pondok Pesantren di Jombang Diduga Menodai Santriwati (ILUSTRASI) 

Ini perlu dilakukan, lanjutnya, lantaran ancaman pidananya lebih dari 5 tahun, serta agar mempermudah proses penyidikan.

“Juga untuk memberikan keadilan pada publik dan korban,” sambungnya.

Dikatakannya, kasus dugaan pelecehan seksual atau pencabulan terhadap anak di bawah umur, bukanlah kali pertama terjadi di Jombang.

Setahun lalu, lanjutnya, kasus kekerasan seksual dengan korban lebih dari lima orang terjadi di SMPN 6 Jombang.

Sebab itu, dirinya mendorong Pemkab Jombang, lebih serius memperbaiki sistem di semua institusi pendidikan, khususnya pesantren, agar terbebas dari potensi praktik kekerasan.

Termasuk kekerasan seksual, utamanya terhadap anak.

“Kami juga mendesak pemerintah dan DPR RI, agar segera mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pria berinisial MSA (39), yang diduga putra Kiai di Jombang, warga Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang dilaporkan ke Polres Jombang.

Pasalnya, dia diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, sebut saja bernama Sekar, asal Jawa Tengah.

MSA selain sebagai putrai kiai, juga pengasuh pesantren di Kecamatan Ploso, Jombang.

Sedangkan Sekar merupakan salah satu Santriwati.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Ambuka Yudha membenarkan adanya laporan terhadap MSA tersebut.

Namun mengenai latar belakang terlapor yang diduga anak kiai ternama, Ambuka Yudha tidak menampik, namun juga tidak membenarkan.

Hanya saja, Yudha menegaskan, pihaknya sudah mulai melakukan penyidikan terhadap MSA.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved