Virus Corona di Malang

UPDATE Virus Corona Malang Hari Ini 25 Juni 2020: 413 Pasien Covid-19 & Anjuran Rapid Test Mandiri

Simak update virus corona di Malang Raya hari ini Kamis 25 Juni 2020. 413 Pasien Covid-19 & Anjuran Rapid Test Mandiri

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
kolase suryamalang.com
Update virus corona di Malang 25 Juni 2020 

Dengan begitu, dia optimis, bahwa pelacakan dan pengawasan lebih mudah dilakukan apabila mengetahui hasilnya positif ataupun reaktif rapid test.

"Itulah yang jadi alasan kami kenapa mengumpulkan lurah dan puskesmas. Saya minta kepada RT/RW juga untuk menginformasikan ketika ada warganya yang menjalani rapid test, harus lapor dulu ke puskesmas," ucapnya.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua gugus tugas Covid-19 Kota Malang itu menyampaikan, bahwa pihaknya hingga kini terus melakukan pelacakan di wilayah yang memiliki kasus klaster keluarga.

Agar nantinya tingkat penyebaran kasus di masing-masing wilayah bisa lebih mudah dipantau dan ditekan.

"Kami mohon masyarakat bersabar dan terus meningkatkan kedisiplinan. Target kami dalam dua minggu ini kasus Covid-19 di Kota Malang mulai berkurang. Dan sekarang sudah berjalan empat hari," tandasnya.

2. Sambut Era New Normal, Malang Town Square (Matos) Pakai Teknologi Pencatat Tamu

Malang Town Square (Matos) bersiap menyambut era kenormalan baru atau new normal. Segala sarana dan prasarana telah disiapkan mulai dari tempat cuci tangan dan pencatat tamu menggunakan teknologi.

Mekanisme pencatatan tamu dilakukan saat pengunjung akan memasuki mal. Setiap orang wajib men-scan QR Code dalam aplikasi Styles.

“Secara otomatis aplikasi akan menghitung setelah mereka scan kode. Jumlah yang di dalam mall berapa akan ketahuan,” ucap Mall Director Matos, Fifi Trisjanti, saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2020).

Dia menjelaskan aplikasi tersebut juga berguna untuk tracing apabila terdapat kasus positif Covid-19 yang terjadi.

Sebab saat mengunduh aplikasi, pengguna diwajibkan mengisi data diri dan nomor telepon.

“Di aplikasi juga ada panduan di mall harus bagaimana,” tuturnya.

Fifi mengatakan Matos juga menggunakan touchless di seluruh fasilitas pencuci tangannya.

Harapannya, penularan melalui fasilitas komunal dapat dihindari sebab tidak perlu bersentuhan.

“Semuanya pakai sensor, hand soap, hand sanitizer juga. Semua kita pakai sensor, Termasuk mau naik lift, kamu pakai sensor," kata dia.

Fifi menyampaikan persiapan Matos menyambut new normal itu telah matang.

Dengan sekian pelibatan teknologi, dapat meminimalisir kerumunan karena bisa dipantau secara real time jumlah pengunjung yang ada di dalam mal.

“Petugas juga kami instruksikan untuk senantiasa memberikan imbauan kepada pengunjung,” tutupnya.

3. Persada Hospital Kota Malang Luncurkan Tes Serologi untuk Deteksi Covid-19 Secara Cepat

Persada Hospital, Kota Malang, Jawa Timur meluncurkan metode pemeriksaan Covid-19 bagi masyarakat yang ingin screening.

Pemeriksaan itu berupa tes serologi antibodi SARS-CoV-2 berbasis laboratorium.

Direktur Persada Hospital, dr David MMRS mengklaim tes yang dikerjakan oleh instrumen robotika ini memiliki sensivitas sampai 98 persen.

Sehingga hasilnya, bisa dipastikan akurat dan hampir tidak ada kasus positif yang tidak terdeteksi.

"Serelogi secara khusus mendeteksi Covid-19. Sensitivitasnya lebih tinggi dibandingkan alat rapid test biasa. Akurasinya bisa 98 persen," ucap David, Rabu (24/6/2020).

Menariknya, kata David, harga tes serologi di Persada Hospital lebih murah dibanding rapid test yakni hanya Rp 129.000.

Hasil tes dapat diperoleh 15 menit sampai maksimal 1x24 jam.

"Dengan jumlah tes yang banyak bisa selesai dalam waktu 1x24 jam saat ini. Tapi ke depan akan kami percepat," katanya.

David mengatakan tes serologi ini adalah jawaban dari banyaknya permintaan masyarakat untuk uji cepat di Persada Hospital.

Sebab sesuai anjuran pemerintah, warga diminta melampirkan keterangan bebas Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil tes cepat dan polymerase chain reaction (PCR).

"Beda waktu memang. Masa uji yang diakui untuk persyaratan penerbangan itu 3 hari," ucapnya.

Sebagai informasi, tes serologi lebih akurat dari rapid test serta dapat memastikan antibodi yang timbul adalah paparan dari SARS-CoV-2 atau Covid-19.

Tes serologi antibodi ini telah diakui oleh Conformite Europene (CE) dan National Health Service (NHS).

Testing ini juga digunakan di Amerika Serikat, Australia, Eropa, Inggris, dan Singapura.

(Aminatus Sofya/ Rifky Edgar/Ratih Fardiyah/ SURYAMALANG.COM)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved