Suami Mati Lemas Diduduki Istri yang Bobotnya 120 Kg, Tak Sengaja, Cuma Ingin Korban Minta Maaf

Suami mati lemas diduduki istri yang bobotnya 120 kg, tak sengaja, cuma ingin korban minta maaf

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Canva.com
Ilustrasi obesitas: suami mati lemas setelah diduduki istrinya yang punya bobot 120 kg 

MM membeberkan suami keduanya itu kerap mengajak hubungan badan saat mandi bareng selama enam tahun pernikannya.

MM pun kerap mendapat penyiksaan dari sang suami saat menolak ajakan mandi bareng tersebut.

Bahkan, kali terakhir MM mengaku wajahnya dianiaya dengan senjata tajam karena menolak ajakan mandi bareng sang suami.

"Selalu mengajak mandi bareng, dan ketika saya tidak mau, pasti saya langsung dipukul. Dan terakhir muka saya digergaji oleh dia sebelum Lebaran," katanya saat dikonfirmasi TribunBanten.com, Jumat (21/5/2021) artikel 'Tolak Diajak Mandi Bareng, Seorang Istri di Lebak Disiksa Suami Hingga Wajahnya Digergaji'.

Kronologi Pria 41 Tahun Setubuhi Mayat Cewek Muda di Tengah Hutan Kupang

Baca juga: Siti Marwiyah Jadi Otak Pembunuhan Kakek 69 Tahun di Sumenep, Dendam Setelah Suami Meninggal

MM (50) melaporkan dugaan penganiayaan KDRT suaminya, ADF, ke Polres Lebak Jumat (21/5/2021)
MM (50) melaporkan dugaan penganiayaan KDRT suaminya, ADF, ke Polres Lebak Jumat (21/5/2021) (Istimewa via TribunMedan.com)

MM juga membeberkan sejumlah kekerasaan lain yang dilakukan suaminya.

Di antaranya saat ia menolak mandi bareng saat kunjungan ke Lebak Selatan. Saat itu suaminya marah hingga membentur-benturkan wajahnya ke tembok.

Ia juga mengaku pernah diseret di dalam rumah saat terlalu lama saat mengurus pembuatan e-KTP.

Pernah juga mulut hingga giginya dihajar kaso dan asbes saat lama berkunjung ke rumah anaknya di Tangerang pada bulan Ramadan kemarin.

"Seperti kemarin, saya ke Tangerang tidak boleh lama-lama. Begitu pulang hari Rabu, mulut saya dipukul pake asbes," tegasnya.

Dan kejadian terakhir wajahnya digergaji membuat harus melaporkan kejadian yang menimpanya ke kepolisian.

MM mengatakan perbuatan suaminya itu terus dilakukan dan tidak memiliki rasa kemanusiaan kendati dirinya adalah istrinya.

Sang suami bahkan mengaku sangat puas setelah melakukan penyiksaan itu dengan alasan memberikan pelajaran kepada dirinya.

Ia menjelaskan usia suami kedunya masih muda dan cenderung memiliki sikap kekanak-kanakan, seperti meminta ditemani ke mana pun dia pergi.

Bahkan untuk sekedar membeli rokok ke warung dekat rumah.

terpisah, Kasat Reskrim Polres Lebak, Iptu Indik Rusmono mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan kasus penganiayaan dan KDRT ini dari MM ini.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan penyelidikan.

Penulis: Sarah Elnyora/ SURYAMALANG.COM

Ikuti berita luar negeri dan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga lainnya. 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved