Berita Malang Hari Ini
Ditendang Hingga Memar, Guru Olahraga di Malang Laporkan Kepala Sekolah ke Polisi
Abdul Rozaq (49), seorang guru olahraga di SMPN 5 Satu Atap (Satap) Singosari melaporkan oknum kepala sekolah setempat
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: rahadian bagus priambodo
Singkat cerita, pada Juli 2023, SMPN 5 Satap Singosari sudah menerima bebrrapa lamaran dan dilakukan wawancara. Saat sudah mendapatkan kandidat calon guru selanjutnya, Rozaq bermaksud memberitahu Anas, namun ia tidak ada di lokasi.
Kemudian, Rozaq pun menghubungi calon guru yang sudah diterima atas nama Nuril Izzah. Namun, Anas merasa keberatan dan menyampaikannya ke grup sekolah.
"Intinya dia merasa dilangkahi dengan perekrutan itu, sampai mengajak berkelahi. Akhirnya kejadian Sabtu kemarin, saya ditensang," terang Rozaq.
Kini, Rozaq mengaku merasa trauma atas perbuatan Anas terhadap dirinya. Ia bahkan tidak mengajar.
"Saya nggak mau masuk kerja selama yang bersangkutan masih di SMP," tutup Rozaq.
Secara terpisah, Kepala SMPN 5 Satap Singosari, Anas Fahrudin mengatakan, ia sudah bertemu dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk melakukan klarifikasi.
Dari hasil pertemuan dengan Dinas Pendidikan, Anas mengaku akan dilakukan mediasi dengan Rozaq.
"Kami akan dimediasi, Dindik akan kroscek kebenaran di lapangan, saya juga siap untuk ditanya," ucap Anas ketika dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, bahwa tindakannya terhadap Rozaq dilatarbelakangi perilaku yang tidak baik. Yang mana korban selama ini telah berperilaku indisipliner selama mengajar.
"Selamaa ini dia indisipliner, rumahnya ada di Kalimantan, kalau pulang bisa izin 2 sampai 3 bulan. Rozaq juga jarang ngajar, kalau ngajar anak-anak ditelantarkan," terangnya.
Kemudian, yang menjadi pemicu tindakan permasalahan ini, dikatakan Anas, bahwa Rozaq menerima tenaga pendidik sekaligu tata usaha (TU) tanpa seizin dirinya.
Bahkan, Rozaq pernah melakukan pemalsuan tandatangan miliki Anas.
"Jauh peristiwa ini, dia pernah scan tandatangan saya tidak izin dahulu. Tandatangan ini untuk pengajuan mutasi," jelasnya.
Mengenai perihal ini, Anas berniat akan membuat laporan balik terkait pemalsuan tandatangan.(isn)
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.