LIPSUS Pilkada Malang Dongkrak UMKM

Paslon Mulai Kampanye Pilkada di Malang Raya, Harga Reklame Turun

KPU baru akan menetapkan pasangan calon (paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada 22 September.

|
Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Reklame kampanye sudah mulai terpsang di beberapa titik di Kota Malang. 

"Kami berharap pesta demokrasi bisa menjadi pesta untuk semua, termasuk UMKM. Kami ingin setiap kegiatan atau kampanye kami didesain seperti pesta rakyat," ujar Made.

Saat mendaftarkan pasangan Heri Cahyono dan Ganis Rumpoko ke KPU Kota Malang, PDIP memesan ratusan mangkok bakso. PDIP akan melakukan langkah serupa saat kampanye nanti.

"Begitu pula dengan pembuatan kaus, atribut, dan sebagainya. Saya minta HC dan Ganis tidak tergantung kepada perusahaan besar saja. Semua rata. Itu bagian dari upaya kami merangkul. Pemasangan juga diserahkan kepada masyarakat, jadi tidak tergantung pada satu atau dua orang saja," terang Made.

Menurut Made, pelaku kesenian juga harus mendapat ruang. Para pelaku kesenian juga butuh ruang untuk tampil pada masa Pilkada 2024. Penampilan kesenian itu selain meramaikan Pilkada juga menghibur masyarakat.

"Grup jaranan dan bantengan terbuka untuk tampil. Biarkan mereka menjadi penghibur masyarakat, dan tidak berpihak ke mana-mana," kata Made.

Made juga berharap tidak ada politisasi pada kelompok kesenian, komunitas, atau masyarakat. meskipun punya pilihan, kelompok masyarakat bisa berada di posisi yang berimbang.

Bahkan Made sempat melarang komunitas difabel yang hendak memasang spanduk HC-Ganis. Menurutnya, pemasangan spanduk itu akan merugikan komunitas difabel. Pasalnya, jika ada pihak lain yang ingin menyumbang, kelompok difabel dianggap telah berpihak kepada satu golongan. "Mereka harus terbuka untuk semua. Jangan gara-gara memasang banner HC-Ganis, kemudian orang yang bersimpati mau membantu jadi berpikir," terangnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Malang, M Fatchullah mengaku sedang mempersiapkan tim kampanye pasangan M Anton-Dimyati Ayatullah. Fatchullah belum tahu menahu soal pemberdayaan UMKM dalam masa kampanye nanti.

"Kami belum ada pembicaraan tentang itu. Setelah ini kami akan susun dulu timnya," kata Fatchullah. (Kukuh Kurniawan/Benni Indo)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved