Kota Malang

Menelusuri Jejak Keberadaan Kuil Jepang di Kota Malang, Dulu Berdiri di lokasi TMP Untung Suropati

Pemerhati sejarah Kota Malang, Agung Buana mengatakan, jejak sejarah keberadaan kuil di Kota Malang itu terungkap di tahun 2018.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/AGUNG BUANA
KUIL CHIANG NAN - Dokumentasi foto satu-satunya yang menjadi bukti keberadaan adanya kuil Jepang di Kota Malang. Keberadaan kuil Chiang Nan itu sudah tidak dapat ditemui, karena sudah musnah dibumihanguskan pada periode September 1945. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Masa penjajahan Jepang di wilayah Indonesia hanya berlangsung selama 3,5 tahun. Meski terbilang singkat, namun menyimpan banyak cerita dan jejak sejarah.

Salah satunya, berupa keberadaan bangunan kuil yang didirikan oleh Jepang di sejumlah daerah di Indonesia termasuk Kota Malang.

Jejak sejarah ini nyaris terlupakan hingga akhirnya terungkap dan ditemukan fakta baru.

Pemerhati sejarah Kota Malang, Agung Buana mengatakan, jejak sejarah keberadaan kuil di Kota Malang itu terungkap di tahun 2018.

Bermula dari kedatangan peneliti dari Kanagawa University Jepang.

"Peneliti ini datang ke Kota Malang untuk melakukan penelitian sejarah tentara Jepang termasuk salah satunya pembangunan kuil. Jadi, saat  Jepang masuk di tahun 1942, mereka membangun delapan kuil di beberapa daerah di Indonesia yaitu di Medan, Jakarta, Bogor, Bojonegoro termasuk Kota Malang," ujar Agung Buananya, Senin (28/7/2025).

Saat melakukan riset tersebut, peneliti dari Jepang membawa berbagai bukti dokumentasi mulai peta hingga potongan berita surat kabar lawas.

Di dalam dokumentasi peta, menunjukkan posisi atau letak keberadaan kuil Shinto tersebut.

Dari hal tersebut, juga diketahui bahwa tempat ibadah orang Jepang di Kota Malang itu bernama kuil (jinja) Chiang Nan.

Diperkirakan, kuil itu dibangun pada bulan Mei 1942.

"Untuk dokumentasi potongan halaman koran, tertulis berita bahwa ratusan tentara Jepang berbaris dan berjalan dari Stadion Gajayana menuju ke kuil. Para peneliti itu juga membawa bukti foto satu-satunya, yang menunjukkan pimpinan tentara Jepang berfoto di depan pintu gerbang kuil,"

"Melihat vegetasi tanaman cemara pada latar belakang foto serta kondisi lokasi yang luas, terlihat bahwa kuil itu diperkirakan berada di sekitar Jalan Pahlawan TRIP," bebernya.

Namun setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, ternyata ditemukan fakta baru.

Ternyata, kuil itu tidak terletak di sekitar Jalan Pahlawan TRIP, melainkan di lapangan yang kini telah berubah menjadi Taman Makam Pahlawan (TMP) Untung Suropati di Jalan Veteran.

"Informasi ini saya dapatkan dua tahun yang lalu, saat saya menemui pelaku sejarah juga pejuang bernama Pak Hilal. Sebelum meninggal di usia 90 tahun, saya sempat mewawancarai dan beliau bilang lokasi kuil berada di lahan yang sekarang menjadi TMP Untung Suropati Jalan Veteran," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved