Kota Malang
Kisah Pelukis Batu Granit Pasuruan dalam Pameran BI Youth Tiful Festival 2025 di Malang Town Square
Kisah Pelukis Batu Granit Pasuruan dalam Pameran BI Youth Tiful Festival 2025 di Malang Town Square
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
"Jadi seni ini seperti melukai batu, kemudian muncul bintik putih. Nah, aku mainnya negatif," ungkapnya.
Alat yang digunakannya pun juga ia Kustom sendiri.
Pria dari Desa Cendono Kabupaten Pasuruan ini membuat alat seperti tombak kecil yang terbuat dari baja.
Ujung tombak tersebut dibuat cukup lancip agar dapat melukai batu granit yang menjadi media lukisnya.
Proses melukisnya pun dibuat secara manual, dengan lebih dulu membuat sketsanya, baru kemudian ditotol-totol untuk membuat bintik-bintik kecil.
Bintik-bintik kecil itulah yang kemudian memancarkan sebuah gambar yang begitu indah dari batuan granit.
"Kalau dibilang awet ya awet, tapi kalau kena air hujan, nanti basah, warnanya jadi abu-abu."
"Tapi kalau sudah kering, bintiknya jadi putih lagi," kata Dyon.
Butuh ketelatenan, kesabaran, dan teknik yang sangat halus untuk membuat satu lukisan utuh.
Satu potret bisa ia kerjakan selama dua hingga tiga hari, tergantung kompleksitasnya.
Bahkan ada yang dikerjakan dalam waktu satu pekan.
"Kalau pakai baju-baju seperti baju warna putih, atau baju batik itu nitiknya banyak banget."
"Tapi kalau hanya potret saja, itu bisa cepat," ujarnya.
Karya lukis granit dari Murdiono ini telah didengar sampai ke telinga sejumlah pejabat.
Mantan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pernah memesannya.
25 Anak di Kota Malang Sudah Sah Miliki Status Perwalian, Hasil Kolaborasi Pemkot dan Kejari |
![]() |
---|
Stok Beras Bulog Malang Mencapai 68 Ribu Ton, Penyaluran SPHP Terealiasasi 18 Persen |
![]() |
---|
Komisi B DPRD Malang Heran Pemkot Tetap Tarik Retribusi Pedagang Pasar Blimbing, Tanpa Layanan Balik |
![]() |
---|
Pedagang Pasar Blimbing Tagih Janji Politik, Audiensi dengan DPRD Kota Malang |
![]() |
---|
Serapan Beras SPHP di Jawa Timur Terealisasi 6,17 Persen, Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.