Koperasi Merah Putih
KKMP Cemorokandang Bangkitkan Semangat Koperasi dari Sawah
Perjalanan KKMP Cemorokandang awalnya hanya mendapat subsidi untuk biaya akta notaris. Setelah itu, semuanya dilakukan secara mandiri
Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
Pupuk sangat dibutuhkan masyarakat sekitar karena banyak petani.
Dari pupuk itu, usaha bergerak dan bisa mendorong keuntungan untuk menjadi modal lagi.
Pertanian di kawasan Cemorokandang didominasi oleh perkebunan.
Ada sayur mayur, termasuk juga padi. Dengan adanya akses pupuk yang lebih dekat, petani pun menjadi lebih mudah untuk mendapatkannya.
"Itu memang kebutuhan petani di sini. Kami dapat memenuhi kebutuhan mereka soal pupuk ini," imbuhnya.
Selain pupuk, koperasi juga menyediakan layanan pembayaran HIPAM (Himpunan Pengelola Air Minum) yang sebelumnya hanya dilakukan di kantor kelurahan. Hal ini sangat mendorong perputaran usaha di koperasi itu.
"Sekarang warga bisa bayar air di koperasi. Dari situ berkembang ke pembayaran listrik, pulsa, dan akhirnya beberapa bank seperti BRI dan BNI melirik kami jadi agen,” jelasnya.
Berbekal keuntungan dari jasa pembayaran dan kerja sama perbankan, KKMP kemudian mengembangkan usaha sembako, menjual beras hingga LPG untuk kebutuhan rumah tangga warga.
Bertahan dari Kendala dengan Kemandirian
Perjalanan KKMP Cemorokandang tak selalu mulus. Awalnya, koperasi hanya mendapat subsidi untuk biaya akta notaris. Setelah itu, semuanya dilakukan secara mandiri.
“Kami sempat kesulitan mencari anggota karena iuran Rp100 ribu dirasa berat bagi sebagian warga. Akhirnya, yang bergabung mayoritas petani dan pekebun,” ujar Kiagus.
Kendala itu perlahan teratasi setelah ada pengusaha lokal yang menyuntikkan modal sebagai investor.
Koperasi pun mulai tumbuh. Setelah resmi berdiri pada 9 September 2025, KKMP mencatat peningkatan pendapatan secara signifikan dalam tiga bulan pertama.
Perputaran uangnya bisa mencapai Rp 15 juta per bulan.
Hal lain yang kini menjadi tantangan adalah mendekatkan anak muda dengan koperasi.
Malang
Koperasi Merah Putih
Koperasi Kelurahan Merah Putih
Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang
| Pendampingan Koperasi Merah Putih untuk Optimalisasi Usaha |
|
|---|
| Pemkot Malang Dorong KMP Jadi Motor Ekonomi Masyarakat |
|
|---|
| Honor Pendamping KDMP Se-Jatim Segera Cair, Kadinkop Pastikan Anggaran Rp 18 Miliar untuk Tiga Bulan |
|
|---|
| KDMP Randugading Tajinan Kabupaten Malang Berhasil Kelola Koperasi dengan Aset Rp 4,8 Miliar |
|
|---|
| Bupati Malang sebut Banyak Potensi yang Bisa Dikembangkan untuk Keberlangsungan KMP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Kiagus-Firdaus-Wakil-Pengawas-KKMP-Cemorokandang.jpg)