Kota Malang
Fanny Ghassani Cs Datangi Universitas Muhammadiyah Malang, Gelar Diskusi Film RIBA
Fanny Ghassani bersama kru film RIBA mendatangi para mahasiswa untuk diskusi film dan psikologi, Jumat (14/11/2025) sore.
Penulis: Purwanto | Editor: Eko Darmoko
Berbeda dengan film horor konvensional lainnya, film ini tidak hanya mengandalkan efek kejut.
Baca juga: Tak Hanya Jago Main Gitar dan Bikin Lagu, Piyu Padi Juga Lihai Menekuni Dunia Investasi
Sutradara dan tim produksi memilih pendekatan yang lebih dalam dengan memperlihatkan bagaimana utang, riba, dan praktik ekonomi gelap dapat menjerumuskan seseorang.
Bahkan, ritual mistis yang dikenal dari utas viral tersebut yang disebut sebagai ‘Getih Anak’ diangkat sebagai simbol konsekuensi tragis dari keputusan-keputusan nekat.
Produser Titin Suryani menjelaskan bahwa perubahan judul dari ‘Getih Anak’ menjadi RIBA, dilakukan untuk menegaskan fokus utama film.
“Ini untuk menguatkan nilai film tentang dosa dan konsekuensi yang datang dari praktik pinjaman berbunga dan eksploitasi ekonomi."
"Hal ini sekaligus memperkuat pesan moral yang ingin dibangun dalam cerita,” terang Titin.
Film RIBA juga digadang-gadang akan menjadi salah satu horor yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.
Di tengah tingginya kasus pinjaman online, tekanan ekonomi, serta maraknya fenomena pesugihan modern.
Dengan pendekatan yang lebih realistis dan emosional, film ini diharapkan tidak hanya menghadirkan ketakutan, tetapi juga membuka ruang refleksi bagi penonton mengenai pentingnya literasi finansial dan keputusan hidup yang penuh kehati-hatian.
Film yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 4 Desember 2025 tersebut, sudah banyak ditunggu para pecinta film horror lokal di Indonesia.
Fanny Ghassani
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
film RIBA
Getih Anak
Adhe Dharmastriya
SURYAMALANG.COM
| Diskopindag Kota Malang Siaga, Pasar Murah Disiapkan Jika Harga Pangan Melonjak |
|
|---|
| Aston Hotel Hadir di Malang, Tersedia Kamar Penthouse dan Kuliner Timur Tengah, Sambut Piala Dunia |
|
|---|
| Terganjal Masalah IPAL, Sejumlah SPPG di Kota Malang Berhenti Sementara |
|
|---|
| Terkait Pengelolaan Velodrome, Pemkot Malang Segera Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jatim |
|
|---|
| Terminal Arjosari Kota Malang Dinilai Cocok sebagai Koridor Baru Bus Trans Jatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pemeran-film-RIBA-diskusi-Psikologi-Dalam-Film-di-Universitas-Muhammadiyah-Malang-UMM.jpg)