Malang Raya
Reaksi Penolakan Sekolah Jika Andreas Tampubolon Diasuh Wali Kota Malang, Singgung Orang Tua Kandung
Reaksi penolakan sekolah jika Andreas Tampubolon diasuh Wali Kota Malang, ini alasannya, singgung orang tua kandung.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Tak tampak ada masalah
Mawan mengaku kaget ketika mengetahui permasalahan yang dialami oleh siswanya itu.
Sebab, Andreas Tampubolon tidak menampakkan diri bawah sedang mengalami kesulitan tempat tinggal.
Andreas Tampubolon juga tampak periang dan berprestasi.
"Selama ini anaknya baik-baik saja. Tidak seperti anak yang punya beban. Pelajaran juga mengikuti. Praktik juga mengikuti. Menurut teman-teman nilainya juga bagus," katanya.
Pihak sekolah juga akan berkoordinasi dengan pihak Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) yang ada di Jalan A Yani Kota Malang.
Gereja itu tempat Andreas Tampubolon menjalankan ibadah setiap minggu Nyaman meski berbeda agama Dikatakan Mawan, Andreas Tampubolon sebenarnya nyaman tinggal dengan bapak asuhnya.
Meskipun, Andreas Tampubolon berbeda keyakinan dengan bapak asuhnya.
Begitu juga dengan bapak asuhnya juga nyaman mengasuh Andreas Tampubolon.
Bapak asuhnya itu terpaksa meninggalkan Andreas Tampubolon karena masih tinggal di rumah orangtuanya.
"Dia sangat nyaman dengan bapak asuhnya. Karena dididik usaha. Nyaman sekali dia. Dan nyambung. Hobinya komputer sama. Usahanya juga di bidang komputer," katanya.
Bapak asuhnya itu sudah mendatangi sekolah dan berjanji akan mengasuh Andreas Tampubolon lagi setelah rumah yang sedang dibangunnya sudah bisa ditempati.